Senjata Ampuh untuk Jadi Influencer Hits, Penasaran?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 20 612 2032610 senjata-ampuh-untuk-jadi-influencer-hits-penasaran-TjmLyvIzez.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

HERAN kenapa dunia digital semakin menggeliat? Mau mencoba peluang usaha di dunia ini tapi belum memiliki kekuatan yang besar untuk bisa bersaing dengan digital creator yang lain?

Permasalahan ini tentu bukan tanpa jawaban. Menjadi seorang influencer di media sosial atau menjadi Youtubers adalah mimpi banyak orang sekarang ini. Bahkan, menurut praktisi kreatif digital Oddie Randa, 5 sampai 10 tahun mendatang akan banyak influencer berusia di bawah 10 tahun.

"Ini bukan tanpa sebab, banyaknya konten di media sosial yang menyasar anak-anak menjadi tanda yang harusnya bisa dipahami," terangnya saat diwawancarai Okezone di Gedung iNews Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Baca Juga: 6 Pedagang Makanan Punya Badan Seksi, Nomor 6 Bikin Melek

Oddie yang juga merupakan Chief Operation Officer Gushcloud Marketing Group (GMG) Gushcloud International melanjutkan, untuk bisa mengembangkan potensi bisnis di dunia ini, seorang influencer tentu mesti punya kekuatannya sendiri. Ini yang baginya disebut dengan istilah "X Factor".

X Factor ini sulit untuk dijelaskan, tetapi yang jelas seorang influencer tidak hanya memiliki paras yang menarik atau followers yang menggunung, tetapi dia mesti bisa mempengaruhi pengikutnya. "Kami melihat hal tersebut yang malah lebih penting dibandingkan banyaknya followers di media sosial," tambah Oddie.

Nah, bicara mengenai kunci keberhasilan seorang influencer, Oddie mengatakan kemahiran dalam berbahasa adalah jawabannya. Sekali lagi, Oddie menambahkan, bukan sebatas tampang yang dibutuhkan di media sosial, tetapi X factor dan kemampuan dia dalam berbahasa. "Kalau memang go global, kemahiran dalam berbahasa Inggris tentu harus dikuasai," jelas dia.

Baca Juga: Resmi Bertunangan, Intip Gaya Busana Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Bersama Kekasih

Namun, jika memang baru ingin menjajal level Asia, maka bahasa Indonesia yang baik adalah jawabannya. Karena, orang-orang Malaysia dan Singapura menaruh nilai lebih pada bahasa Indonesia. "Bagi mereka bahasa Indonesia itu bahasa Melayu dengan level paling tinggi," katanya.

Bicara mengenai peluang menjadi influencer di Indonesia, Oddie menuturkan, investor asing sangat tertarik dengan Indonesia selain karena jumlah penduduk terbanyak ke-4 setelah Amerika Serikat, China, dan India, Indonesia adalah negara berkembang yang masih terbuka dengan investasi.

Selain itu, kemampuan yang dimiliki orang Indonesia tidak kalah dengan luar negeri. Contohnya saja mereka para influencer beauty. Saat menjelaskan produk, ya, mereka sudah seperti profesional.

"Kalau bikin make-up di wajah misalnya, ya, hasilnya tidak jauh berbeda dengan orang Amerika sana. Atau saat review product, ya, kemampuan dan pemahaman mengenai product cukup luas. Jadi, ini menjadi nilai plus kenapa investor mau berbisnis dengan orang Indonesia," tamba Oddie.

Tidak bisa dipungkiri juga pasar China, Korea, dan Jepang yang besar di Indonesia memungkinkan influencer tanah air merambah ke kancah Internasional. Sekali lagi, terang Oddie, itu tergantung dari kemampuan Anda dalam mendalami kemampuan diri dan tentunya ditambah dengan kemahiran dalam berbahasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini