nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren, Alunan Musik Gamelan Iringi Peragaan Busana di Moskow Rusia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 18:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 22 194 2033694 keren-alunan-musik-gamelan-iringi-peragaan-busana-di-moskow-rusia-9e1oWeDis9.jpg Alunan musik gamelan iringan pagelaran busana di Moskow (Foto:Ist)

PERAGAAN  busana tidak terlepas dari lantunan musik yang memang disesuaikan dengan konsep acara. Sebut saja, musik bergenre EDM yang kini banyak digunakan oleh para perancang busana untuk mengiringi para model saat berjalan di atas catwalk.

Sedari dulu, musik dan fashion memiliki ikatan tradisional yang tidak dapat dipisahkan. Bak sayur tanpa garam, peragaan busana tanpa iringan musik akan terasa hambar dan biasa saja. Tak ayal bila saat ini banyak desainer yang mulai berinovasi memadukan unsur-unsur modern dan musik tradisional.

Seperti yang baru saja dilakukan oleh sejumlah desainer asal Rusia. Bekerjasama dengan KBRI Moskow, untuk pertama kalinya di Rusia, sebuah peragaan busana diiringi oleh alunan musik gamelan.

Uniknya, semua penabuh gamelan adalah warga negara Rusia yang tergabung dalam sanggar musik “Gamelan Dadali” binaan KBRI Moskow yang dipimpin oleh Ki Tri Koyo, alumni ISI Yogyakarta. Beragam tembang yang dimainkan oleh Gamelan Dadali selama sekitar 1 jam berhasil memukau sekitar 100 orang pengunjung yang umumnya berasal dari para pemerhati masalah fashion, dosen sekolah desain, politisi dan pejabat pemerintah daerah.

Baca Juga:

Viral Bohong Lagi ASMR Samyang, Hebat Gadis Cilik Ini Berani Minta Maaf

Kenakan Kebaya Abu-Abu, Siti Badriah Tampil Cantik saat Dilamar

Acara yang berlangsung di galeri seni “Na Kashirke”, Minggu 17 Maret 2019, ini juga dimeriahkan dengan tari Golek Asmarandana yang dimainkan oleh Elisabeth Nur Nilasari, guru tari sanggar “Kirana Nusantara Dance” yang juga alumni ISI Yogyakarta. Acara bertajuk “Traektoria” tersebut juga diliput televisi nasional Russia Today.

Dalam kata sambutannya, Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, acara ini sangat spesial karena untuk pertama kalinya di Rusia, bahkan mungkin di negara-negara lainnya juga, alunan musik gamelan mengiringi langsung sebuah peragaan busana.

"Hal ini menunjukkan bahwa seni tradisional Indonesia dapat diterima dengan baik di Rusia yang masyarakatnya dikenal sangat menghargai nilai-nilai seni dan budaya. Hubungan kedua negara semakin dekat, khususnya di bidang seni dan budaya,” ujar M. Wahid Supriyadi, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (22/3/2019).

Permainan alunan beragam tembang gamelan dan tarian Indonesia pada acara ini selaras dengan tema proyek seni dan pameran “Traektoria: Ide Kreatif, Pengembangan dan Realisasi”, yang memfokuskan pada proses perancangan suatu karya busana. Di mana sebagian besar karyanya dirancang oleh para peserta proyek yang terdiri dari generasi muda, khususnya anak-anak dan remaja, usia 7-19 tahun.

Rancangan dan karya yang dibuat mengambil tema tropis dan inspirasi teknik busana dari negara-negara Asia, temasuk batik dan jumputan dari Indonesia, serta terdapat pula karya yang mengambil inspirasi dari filosofi pewayangan.

Pameran tidak hanya menampilkan karya busana siap pakai, tetapi ditampilkan pula proses pembuatannya seperti sketsa awal busana, konsep desain, sketsa dan desain di atas tekstil, pilihan bahan tekstil dan pola busana, komposisi pewarnaan, dekorasi/aksesoris dan motif busana, dan desain rangkaian koleksi karya busana yang dibuat.

Acara ini dipandu langsung oleh kurator proyek seni Vasily Bychkov yang juga menjadi anggota “the Creative Union of Artists of Russia”, dan dihadiri oleh Direktur Galeri, Kuzmina Lyudmila Mikhailovna, yang juga menjadi anggota kehormatan Dewan Seni Pemerintah Kota Moskow.

Turut pula hadir tamu undangan khsusus, yaitu Anggota Dewan Perwakilan Kota Moskow yang juga menjabat sebagai Direktur Pusat Pelayanan Sosial, Olga Melnikova.

Olga menyampaikan apresiasi dan kesan positifnya atas beragam karya seni dan busana yang ditampilkan dan secara khusus menyampaikan kekagumannya atas penampilan musik gamelan yang baru pertama kali didengarnya.

“Saya belum pernah mendengar alunan permainan alat musik gamelan sebelumnya. Hal ini merupakan pengalaman baru yang sangat unik bagi saya. Sebelum saya tiba di acara ini, saya mengalami sakit kepala, akan tetapi setelah mendengar lantunan beragam tembang gamelan di acara ini, sakit kepala saya mereda”, ungkap Olga sambil tersenyum.

Pada kesempatan ini, Dubes Wahid juga menyampaikan undangan terbuka kepada seluruh hadirin untuk mengunjungi kegiatan unggulan KBRI Moskow, yaitu Festival Indonesia 2019 pada tanggal 2-4 Agustus 2019 di Taman Krasnaya Presnya, yang merupakan kegiatan terpadu promosi budaya, pariwisata, ekonomi dan perdagangan Indonesia, forum bisnis, serta penyajian beragam produk Indonesia dan promosi berbagai propinsi di Indonesia.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini