nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kena Serangan Jantung saat Pentas, Ini Kondisi Terkini Butet Kartaredjasa

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 25 Maret 2019 19:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 25 481 2034778 kena-serangan-jantung-saat-pentas-ini-kondisi-terkini-butet-kertaradjasa-sEznHPFCFY.jpg Butet Kertaradjasa

Pasca terkena serangan jantung saat tampil dalam teater ‘Kanjeng Sepuh’ di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakata Pusat, Jumat 22 Maret 2019, kondisi Budayawan Butet Kertaradjasa berangsur membaik.

Bahkan, berdasarkan hasil penuturan putri bungsunya, Galuh Paskamagma, dalam waktu dekat ini Butet sudah diperkenankan pulang oleh pihak Rumah Sakit Saint Carolus.

“Kondisi bapak sudah berangsur membaik. Besok atau lusa mungkin sudah boleh pulang,” tutur Galuh Paskamagma saat ditemui Okezone, di RS Saint Carolus, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).

Namun sayangnya, Butet memiliki catatan panjang dari pihak dokter terutama menyangkut gaya hidupnya. Menurut Galuh, salah satu penyebab sang ayahanda tercinta terkena serangan jantung tidak terlepas dari gaya hidupnya yang kurang sehat.

 Baca Juga: Butet Kertaradjasa Masuk Rumah Sakit Setelah Minum Es Lemon Tea, Ini Kata Dokter

Salah satu poin yang paling disoroti pihak dokter adalah menyangkut pola makan sang budayawan. Pasca serangan jantung ini, Butet mau tidak mau harus membatasi makanan-makanan berlemak yang selama ini menjadi hidangan favoritnya.

“Sesuatu yang enak, ‘jahat’ dan berlemak adalah makanan favorit bapak. Mulai dari tengkleng, tongseng, hingga sate. Sekarang semuanya harus dibatasi. Dari dulu saya sudah gemas melihat bapak makan hidangan tersebut, tapi karena dia suka jadi keluarga juga memakluminya,” ungkap Galuh.

 Baca Juga: Tak Semua Rumah Sakit Swasta Kerja Sama dengan BPJS, Ini Penjelasannya

Lebih lanjut, Galuh menjelaskan, selain pola makan, Butet juga diminta untuk mendapat istirahat yang cukup agar kondisinya kembali pulih seperti sedia kala.

“Harus banyak istirahat dulu. Apalagi bapak memang punya riwayat jantung sejak 2009. Serangan jantung kemarin pun memaksa pihak dokter untuk melakukan pemasangan ring dan katerisasi jantung. Jadi sekarang harus benar-benar hidup sehat,” tutupnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini