nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Desainer Ungkap Kekuatan Wanita dan Kesetaraan Gender lewat Fashion

Harisah Chamil, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 12:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 26 194 2035077 3-desainer-ungkap-kekuatan-wanita-dan-kesetaraan-gender-lewat-fashion-EEjoc2ra5e.jpg Plaza Indonesia Fashion Week (Foto: Dok/PIFW)

GUNA mendukung perkembangan industri mode dan retail fashion, Plaza Indonesia kembali mengadakan PIFW Spring & Summer 2019 untuk yang ke-12 kalinya. Acara yang berlangsung selama lima hari ini mempersembahkan curated show dengan tema “The Future is Female”.

PIFW Spring & Summer 2019 menampilkan trend mode dan koleksi terbaru dari berbagai brand lokal dan internasional serta kolaborasi fashion designers ternama, salah satunya 3 label fashion milik desainer indonesia, Toton, Major Minor, dan Sean & Sheilla menutup Pekan Mode Plaza Indonesia 2019. Lewat koleksi yang disuguhkan, mereka ingin menyampaikan pesan tentang kekuatan wanita dan kesetaraan gender.

Baca juga :

Seperti Major Minor yang membawa isu perempuan di setiap busananya kali ini. Latar belakang inilah yang membuat brand busana Major Minor meluncurkan koleksi musim dingin di Plaza Indonesia Fashion Week, Jumat (22/3/2019). Tema yang diambil adalah Equilibrium yang berarti keseimbangan. Membawa kesan elegan dan maskulin terciptalah pakaian jas perempuan, outer, dan jaket yang fungsional namun tetap modern.

Di setiap potongan, pola dan struktur pakaian, Major Minor juga ingin menunjukkan bahwa pakaian pria juga bisa dikenakan oleh perempuan. Seperti halnya pekerjaan pria pun bisa dikerjakan oleh perempuan.

"Melalui busana ini mencerminkan bahwa perempuan pakai jas itu ternyata bagus bisa kelihatan menarik," kata Ari Saputra, desainer Major Minor ketika ditemui di Media Gathering Curated Show 'The Future is Female', Plaza Indonesia Fashion Week 2019,  belum lama ini.

Sebanyak 31 look, gaya busana maskulin ini didominasi dengan warna krem, abu-abu, hitam, putih berbahan stretch denim dan katun. Busana ini mewakili pakaian sehari-hari, yang bisa dikenakan kapan saja di setiap kegiatan. Padu padan outer dan jas dengan celana panjang serba polos dipercantik dengan aksesori pin bros.

Sean & Sheilla, adalah desainer yang merupakan pasangan suami istri. Untuk koleksi yang ditampilkan ini mereka menuangkan busana yang terinspirasi dari interaksi manusia modern dengan media sosial.

"Kami menampilkan 25 look dengan ciri khas desain berupa gaya eksperimental dan potongan yang berstruktur atau sedikit kaku,” kata Sehilla.

Sementara itu, desainer Toton Januar menampilkan koleksi untuk musim gugur dan musim dingin 2019. “Saya ingin menyoroti bagaimana wanita di era ini mengambil haknya kembali akan seksualitas dan sensualitas yang selama ini selalu ditentukan oleh orang lain,” kata Toton.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini