nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Alasan Telur Balut Jadi Makanan Populer di Asia Tenggara

Wisnu Kurniawan , Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 00:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 26 298 2035347 10-alasan-telur-balut-jadi-makanan-populer-di-asia-tenggara-krW23zCQNV.jpg Telur balut (Foto: Caryl Joan/Flickr)

Saat ini banyak orang yang sudah tahu atau setidaknya mendengar tentang balut, makanan lezat yang sangat populer di Asia Tenggara, khususnya di Filipina. Namun, banyak orang yang meragukan kelezatan dari balut.

Walaupun bentuknya aneh dan menggelikan, balut sangat digemari oleh orang Asia dan Filipina. Balut sendiri adalah telur rebus yang isinya embrio dari ayam atau bebek. Inilah 10 alasan, kenapa balut jadi makin populer dilansir dari Nextshark, Rabu (27/3/2019):

1. Penampilan yang menipu

Jika dilihat balut tidak lebih dari sekadar telur biasa. Tidak ada yang istimewa dan menarik. Tetapi, pada saat Anda membuka balut tersebut, baru akan terlihat sesuatu yang begitu lezat. Ya, itu adalah embrio dari ayam atau bebek yang sudah direbus.

 

2. Butuh keberanian untuk mencoba balut

Setelah balut retak, Anda akan melihat bahwa bagian dalam tidak benar-benar menggiurkan. Itulah mengapa Anda membutuhkan keberanian untuk menikmati makanan lezat yang mengerikan ini.

 Baca Juga: Viral Nenek 53 Tahun Photoshoot, Body-nya Masih Seksi dan Nyaris Telanjang

3. Rasanya sangat unik

Bagian dalam telur mungkin terlihat seperti ada sesuatu yang ingin keluar, tetapi rasanya sebenarnya cukup unik. Balut memiliki campuran yang sempurna, dari bebek berumur beberapa minggu dengan paruh yang renyah. Mungkin Anda akan membayangkan, jika memakannya akan tersangkut ditenggorokan. Bahkan, ada yang mengatakan rasanya seperti sup ayam.

 

4. Kaldu balut seperti sup

Minum kaldu di dalam balut, yang merupakan cairan embrionik sebelum menjadi sup lezat sesudah dimasak. Jika memecahkan ujung telur balut, cukup untuk menikmati kaldu di dalam balut dan menyeruputnya.

 Baca Juga: Project Caffe Jamu Bar Carnival, Upaya Lestarikan Warisan Nenek Moyang

5. Menjadi suatu kenikmatan tersendiri

Telur balut tidak terlalu besar, tetapi pikiran untuk memakan balut sudah seperti itik yang masih utuh dan membuat Anda berpikir sebelum menyantapnya.

 

6. Beberapa orang memakannya dengan berani

Sama seperti makanan kaki lima lainnya yang populer di Filipina, balut juga menjadi makanan lezat dan patut untuk dicoba bagi yang berani. Balut digunakan ketika orang Filipina menantang orang lain untuk memakannya, tetapi kebanyakan orang Filipina sudah terbiasa memakan balut.

7. Sebagai teman minum bir

Beberapa orang menemukan balut cocok dimakan setelah meminum bir. Tetapi, hal tersebut tidak dianjurkan untuk seseorang yang memiliki kolestrol tinggi dan darah tinggi.

 

8. Beberapa koki berhasil membuat hidangan makanan dari balut

Meskipun balut sendiri sudah menjadi makanan yang lezat, beberapa koki tidak puas dan ingin membuat suatu makanan yang baru dengan mencampur hidangan popular lainnya.

9. Bagian dalam yang mengejutkan

Mungkin bukan seperti kinder berbentuk telur yang penuh dengan kejutan. Tetapi, bagian dalam terlihat embrio bebek yang baru beberapa minggu.

10. Dan yang lebih penting pengalaman mencobanya

Rasanya yang sangat luar biasa, teksturnya yang aneh dan mengerikan, banyak orang yang menjadikan kelezatan balut pengalaman yang tak terlupakan. Mungkin Anda akan mengingat pengalaman Anda yang mengerikan, jika pergi ke Filipina.

Balut sendiri diperkenalkan pertama kali di Filipina pada 1885 oleh orang cina. Telur ini juga banyak disajikan di negara-negara Asia Tenggara, seperti Laos, Kamboja, Thailand dan Vietnam.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini