nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah DJ Loheit, Pengidap Penyakit Langka Dwarfisme yang Jago Breakdance

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 14:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 27 481 2035592 kisah-dj-loheit-pengidap-penyakit-langka-dwarfisme-yang-jago-breakdance-vg3roRyJKi.jpg DJ Loheit pengidap kelainan Dwarfisme yang jago breakdance (Foto: VT)

Ketika berinteraksi dengan seorang disabilitas, sebagian besar orang cenderung meragukan kemampuan mereka dalam beraktivitas sehari-hari. Tentunya mereka pernah mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan akibat keterbatasan yang dimilikinya.

Tentunya tidak semua orang ingin terlahir dalam kondisi cacat, pasalnya mereka akan dianggap lemah dan tidak mampu melakukan tugas sehari-hari dengan baik. Namun, pada kenyataanya tidak semua orang cacat mengalami hal tersebut.

Salah satu cacat fisik yang cukup banyak dialami oleh masyarakat adalah dwarfisme. Sebagaimana diketahui dwarfisme adalah sebuah kondisi dimana seseorang memiliki tinggi yang tidak sesuai dengan manusia pada umumnya.

Meskipun demikian, dwarfisme bukanlah menjadi sebuah masalah bagi bocah yang satu ini. Seorang anak ajaib berusia tujuh tahun terobsesi untuk membuktikan bahwa persepsi masyarakat tentang dwarfisme selama ini telah salah.

DJ Loheit

Adalah DJ Loheit, bocah laki-laki dari Sacramento, California adalah satu dari lima juta orang yang lahir dengan postur kerdil di Amerika Serikat. Bocah ajaib ini merupakan seorang breakdancer muda yang sangat energik.

Memiliki kondisi fisik tak normal tak menyurutkan niatnya untuk terus berkarya. Ia mampu mereplikasi energi, keterampilan teknis dan kualitas bintang dari beberapa pemain terbaik dunia.

Menurut sang ibu, Nicole menonton video tutorial tentang breakdance memicu cinta putranya dalam menggeluti hobi ini. Setelah kuranga dari satu tahun berlatih, DJ benar-benar menyempurnakan keterampilan breakdancenya.

DJ Loheit

Faktanya, saat ini DJ melakukan perjalanan ke seluruh negeri dengan sang ibu untuk memamerkan kemampuan spektakulernya dalam melakukan breakdance.

"DJ langsung jatuh cinta pada breakdance dan jelas bahwa ia memiliki bakat. Dwarfisme telah membantunya memiliki kekuatan tubuh bagian atas dan pusat gravitasi yang rendah. Ia telah melakukan sebagian besar pembelajarannya seorang diri. Di masa depan ia ingin menjadi pemain akrobat profesional," terang Nicole, melansir dari VT, Selasa (26/3/2019).

Kabarnya, bakat besar breakdance DJ telah menarik banyak perhatian orang untuk melihatnya. Pasalnya di usianya yang masih muda, ia telah menunjukkan kemampuan breakdancenya dengan sangat baik. Dalam pertunjukkan di Time Square New York, banyak pengunjung yang terperangah dengan aksi DJ

Kabarnya banyak orang dengan kerdil menderita masalah kesehatan tambahan dan komplikasi gangguan (termasuk kelengkungan tulang belakang, berkurangnya pergerakan sendi, dan dislokasi pinggul dan lutut).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini