nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini yang Bakal Terjadi pada Tubuh Jika Anda Kerja Terus

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 18:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 27 481 2035719 ini-yang-bakal-terjadi-pada-tubuh-jika-anda-kerja-terus-kD3Y4bfgVI.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Di sisi lain, tidak hanya tubuh yang bermasalah, tapi juga pikiran bisa terdampak karena kebiasaan buruk ini. Stres misalnya. Ini bisa terjadi karena waktu istirahat yang tidak cukup dan tidak teratur dengan waktu tidur yang tidak cukup pada malam hari.

Kondisi semacam ini juga berisiko untuk berbagai penyakit apalagi jika pekerjaan yang dilakukan dengan tingkat stress yang tinggi. Berbagai penyakit yang dicetuskan karena stres bisa dari yang akut hingga kronis.

Beberapa penyakit akut dan berakhir fatal antara lain serangan jantung atau pecah pembuluh darah otak. Kondisi ini bisa membuat istri kehilangan suami dan membuatnya menjadi janda di usia yang relatif muda atau anak-anak balita menjadi yatim padahal masih memerlukan kehadiran seorang ayah baik secara kejiwaan maupun secara finasial. Dokter Ari menambahkan, para orangtua akan kehilangan anak-anak hebatnya.

Infeksi akut yang berhubungan dengan daya tahan tubuh yang menurun misal infeksi saluran nafas atas, infeksi saluran nafas bawah, infeksi usus temasuk demam tifus, infeksi karena nyamuk seperti demam berdarah dengue, serta infeksi hepatitis virus merupakan infeksi yang terjadi pada seseorang karena daya tubuh yang menurun.

Kemudian, penyakit kronis lain yang terjadi karena faktor stress adalah kambuhnya asam lambung seperti GERD atau sakit lambung, sindrom usus sensitif, penyakit asma yang bolak balik kambuh, penyakit diabetes melitus, dan hipertensi yang kambuh karena stress atau sindrom kelelahan.

Tidak hanya itu, penyakit kanker pun bisa mengintai mereka yang kurang beristirahat. Kita tahu bersama kalau penyakit kanker itu tidak hanya disebabkan oleh satu pebyebab, tapi kurang istirahat bisa memperparah kondisi tersebut.

"Faktor stres mempunyai kontribusi untuk seseorang terkena kanker dan mengalami perburukan pada kankernya jika stressnya tidak bisa dikendalikan. Jika kondisi stres berkepanjangan, bisa saja terjadi gangguan fisik yang berlangsung secara kronis yang selanjutnya sering disebut sebagai gangguan psikosomatik, gangguan kesehatan yang sering dialami karena seseorang stres," paparnya.

Perlu diketahui, gangguan psikosomatik terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan saraf otonom, sistim-hormonal tubuh, gangguan organ-organ tubuh serta sistim pertahanan tubuh.

Selain menyebabkan stres dan kanker, kurang istirahat juga bisa menyebabkan kelainan organ. Berbagai keluhan yang dapat timbul saat seseorang mengalami stress antara lain sakit kepala, pusing melayang, tangan gemetar, sakit leher, nyeri punggung dan otot terasa kaku, banyak keringat terutama pada ujung-ujung jari tangan dan kaki, selain itu ujung-ujung jari tangan dan kaki terasa dingin, gatal-gatal pada kulit tanpa sebab yang jelas.

"Mereka juga bisa mengalami nyeri dada, nyeri ulu hati, mual, perut kembung dan begah serta diare. Gangguan yang terjadi akibat stres bisa multi organ seperti saya sebutkan di atas," tambahnya.

Dengan mengetahui ini, dokter Ari mengharapkan semakin banyak dari kita yang akhirnya sadar; malam itu waktunya istirahat dan pagi hingga siang adalah waktunya bekerja. Jangan mengurangi jumlah waktu istirahat jika tidak ingin mengalami masalah kesehatan.

"Tuntutan pekerjaan memang membuat kita harus profesional, tetapi sekali lagi tubuh juga butuh waktu untuk istirahat," pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini