Aneh, Penduduk Negara Ini Sangat Gemar Makan Daging Mentah

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 28 Maret 2019 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 28 298 2036196 aneh-penduduk-negara-ini-sangat-gemar-makan-daging-mentah-0MQ3spB0hM.jpg

SEBAGIAN dari Anda mungkin tidak terbiasa mengonsumsi daging mentah. Kebanyakan orang biasanya memasaknya terlebih dahulu dan mengolahnya menjadi berbagai jenis makanan lezat. Bahkan, beberapa orang percaya bahwa mengonsumsi daging mentah sangat buruk bagi kesehatan manusia.

Seseorang akan berisiko tinggi tertular parasit dan bakteri berbahaya yang ada di dalam daging mentah. Meski demikian, di Ethiopia, daging mentah adalah suatu makanan yang populer. Jika Anda berjalan di sepanjang ibu kota Addis Ababa, maka akan dengan mudah melihat sekelompok orang berkumpul di sekitar meja restoran dan menyantap potongan daging sapi atau kambing mentah.

Tak hanya hari-hari biasa, masyarakat Ethiopia bahkan kerap mengonsumsi daging mentah pada hari libur, dan berbagai perayaan lainnya seperti pesta pernikahan. Mereka meyakini daging mentah adalah makanan sehat yang mampu memberi energi dan menyegarkan tubuh.

Mereka cenderung mengabaikan risiko yang bakal dialami karena nekat memakan daging mentah. Padahal mereka berpotensi terkontaminasi cacing pita dan bakteri berbahaya seperti salmonella dan E-coli.

“Saya tidak membeli omong kosong itu. Selama 20 tahun terakhir saya telah makan daging mentah dan saya tidak pernah sakit. Tubuh saya menyukainya,” tutur salah seorang warga Ethiopia bernama, Yidnek Lemma.

“Saya pikir itu adalah informasi yang salah,” tutur penggila daging mentah lainnya.

“Barau-baru ini nenek saya meninggal ketika dia berusia 114 tahun dan ibu saya ketika berusia 92 tahun. Mereka makan daging mentah sampai menjelang hari-hari kematian mereka,” tutur warga lainnya.

Baca Juga : Kisah Andhika, Pedagang Tuna Rungu Berparas Tampan yang Bikin Netizen Gagal Fokus

Dokter Mesafint Abebe, yang membuka praktik klinik swatsa di Addis Ababa mengatakan sebagian besar penggemar daging mentah cenderung menekankan manfaat nutrisi dari daging. Sementara mereka mengabaikan risiko yang terkait dengan kebiasaan makan mereka.

Banyak pasien yang didiagnosis dengan masalah kesehatan yang disebabkan oleh konsumsi daging mentah. Biasanya mereka kembali ke klinik dengan keluhan yang sama. Hingga saat ini belum ada yang mengetahui secara persis mengapa daging mentah bisa menjadi begitu populer di Afrika.

Tetapi penjelasan yang paling banyak diterima, kebiasaan ini terjadi akibat perang antara Christian Gurage dan Muslim secara berabad-abad. Para prajurit Gurage yang bersembunyi di gunung-gunung, sering menarik perhatian musuhnya karena asap dan aroma daging yang mereka bakar. Mereka akhirnya dengan mudah dibantai oleh para musuh ketika sedang tertidur.

Begitu mereka menyadarinya, para Gurage ini akhirnya memilih mengonsumsi daging mentah. Meski perang telah lama berakhir, namun masyarakat Ethiopia terus mengonsumsi daging mentah. Bahkan daging mentah sudah seperti hidangan nasional yang dikonsumsi oleh semua kelompok etnis dan pengikut dari semua agama.

Baca Juga : Kenali Gejala Awal Neuropati, Penyakit Akibat Terlalu Lama Bermain Gadget

Sebagaimana diketahui hidangan daging mentah paling populer yang disajikan di Ethiopia adalah tere siga. Potongan daging panjang diiris dengan pisau dan dicelupkan ke berbagai saus seperti Mitmita, cabai pedas bubuk dicampur dengan rempah-rempah atau awaze, sejenis pasta cabai dan kifto, daging sapi cincang halus yang dicampur dengan mentega Ethiopia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini