nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sehari di Yogyakarta? Kunjungi 3 Tempat Ini, Diakhiri dengan Menyantap Gudeg Nikmat

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 29 Maret 2019 07:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 28 406 2036369 sehari-di-yogyakarta-kunjungi-3-tempat-ini-diakhiri-dengan-menyantap-gudeg-nikmat-AV4hZFoO6N.jpg Air Terjun Kedung Kandang di Jogja (Foto: joko_l.s.n/Instagram)

Liburan atau traveling merupakan salah satu kegiatan favorit bagi banyak orang yang ingin melepas rasa penat dari rutinitas sehari-hari. Mulai dari melancong ke negeri orang, atau sekadar menikmati pemandangan alam Nusantara sembari bercengkerama dengan penduduk lokal. Semuanya kembali lagi kepada preferensi atau pilihan masing-masing.

Nah, bagi Anda yang sedang merencanakan liburan singkat tanpa perlu menguras tabungan, Daerah Istimewa Yogyakarta bisa jadi salah satu pilihan yang tepat. Ya, mengingat harga tiket pesawat yang belakangan melonjak tinggi, Yogyakarta menjadi destinasi ideal bagi para wisatawan Nusantara, khususnya yang berdomisili di Pulau Jawa.

Selain karena pilihan moda transportasi menuju kota ini cukup beragam, sekarang sudah banyak objek-objek wisata baru yang bisa disambangi oleh wisatawan. Sebagian di antaranya bahkan dibangun dengan basis destinasi digital. Dalam hal ini, akan ada banyak atraksi dan spot selfie yang ciamik yang bisa Anda sambangi.

Lalu, objek wisata apa saja yang harus dijajal saat berlibur ke Yogyakarta? Berikut Okezone rangkumkan itinerary singkat bagi Anda yang hanya punya waktu libur satu hari saja.

Omah Minggir

 

Lupakan sejenak kemewahan hotel dengan segudang fasilitasnya. Ada sebuah penginapan unik berkonsep ramah lingkungan yang wajib Anda sambangi di Yogyakarta. Penginapan itu bernama Omah Minggir. Berlokasi di kawasan Ngaranan, Sendangrejo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, keistimewaan Omah Minggir terletak pada desain interiornya yang sengaja dibangun ala pedesaan. Sebagian besar furnitur di tempat ini menggunakan barang-barang kuno nan antik, dan didominasi dengan nuansa kayu yang sangat kental.

Tidak hanya itu, di sekitar penginapan juga terdapat lahan persawahan milik penduduk lokal yang bisa Anda gunakan sebagai trek jogging, bersepeda, atau sekadar menikmati secangkir teh hangat dan sepiring gorengan sembari memandangi suasana sawah yang asri. Kalau beruntung dan bertepatan dengan musim panen, Anda bisa bergabung dengan penduduk lokal untuk merasakan sensasi memanen padi yang sudah menguning. Seru banget! Untuk tarif penginapannya sendiri dipatok mulai dari Rp200 ribu-an saja.

 Baca Juga: Sehari di Labuan Bajo, Kunjungi 5 Tempat Ini

Air Terjun Kedung Kandang

 

Mengingat konsep perjalanan kali ini mengunjungi destinasi-destinasi anti mainstream di Yogyakarta, Air Terjung Kedung Kandang wajib banget masuk ke dalam itinerary Anda. Objek wisata ini seringkali disebut sebagai surga tersembunyi di Gunung Kidul, karena memang pemandangan alamnya yang begitu eksotis dan menenangkan. Lokasi Air Terjung Kedung Kendang berada di kawasan Nglanggeran, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sesuai dengan namanya, aliran air yang berada di Kedung Kendang tampak menuruni gundukan bebatuan besar yang bertingkat-tingkat. Keindahannya semakin memesona dengan hiasan terasering milik warga yang dilengkapi pepohonan kelapa nan rindang. Waktu paling tepat mengunjungi ini tepat saat mentari pagi hendak menunjukkan sinarnya.

Bukit Paralayang Parangtritis

 

Objek wisata selanjutnya spesial bagi para pencinta senja, kopi, dan puisi. Selama ini, banyak wisatawan yang kebingungan, mencari spot asyik untuk menikmati sunset di Yogyakarta. Selain Candi Ratu Boko, spot terbaik untuk menikmati sunset letaknya ada di Pantai Selatan, Parangtritis. Lokasi tepatnya berada di Puncak Paralayang Pantai Parangtritis atau Bukit Parangndog. Untuk menuju tempat ini, Anda hanya perlu mengikuti jalur menuju Pantai Parangtritis. Setelah mendekati pantai, ambil lah jalan menuju perbukitan, atau Anda bisa menggunakan Google Maps dengan memasukan kata kunci 'Puncak Paralayang'.

Tidak ada tiket masuk untuk menyambangi tempat ini. Anda hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan yang dipatok seharga Rp3 ribu untuk sepeda motor, dan Rp5 ribu untuk kendaraan roda empat. Jangan lupa datang sebelum pukul 17.00 WIB untuk mendapatkan momen sunset terbaik. Jika lapar, di sekitar lokasi banyak pedagang makanan yang bisa Anda sambangi.

 Baca Juga: Kisah Andhika, Pedagang Tuna Rungu Berparas Tampan yang Bikin Netizen Gagal Fokus

Gudeg Bromo Gejayan

 

Setelah puas menikmati sunset, sekarang saatnya mencicipi kuliner khas lokal. Mumpung di Yogya, belum lengkap rasanya jika belum menikmati olahan gudeg yang sangat populer itu. Sebetulnya ada beberapa rumah makan yang bisa Anda sambangi, misalnya restoran Yu Djum di dekat Bandara Adisutjipto, atau menyambangi langsung pusat gudeg yang berada di daerah Wijilan (dekat Malioboro).

Tapi ada satu lagi nih, rekomendasi warung makan gudeg yang wajib Anda kunjungi yakni, Gudeg Bromo Gejayan. Kedai makan ini memang tengah ramah dibicarakan para wisatawan maupun masyarakat Yogyakarta karena keunikan rasanya. Namun perlu Anda ketahui bahwa warung makan ini baru buka pada pukul 23.00 WIB. Tapi jangan salah, meski jadwal bukanya mendekati tengah malam, antrean panjang selalu menghiasi bagian depan warung. Pilihan lauknya pun sangat beragam, mulai dari ayam bacem, ceker bacem, telur bacem, gudeg atau sayur nangka, sambal krecek, telur gulai, dan masih banyak lagi. Rate harganya berkisar Rp25 ribu - Rp50 ribu sesuai dengan lauk yang dipesan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini