nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hukum Foreplay Sebelum Mulai Bersenggama dalam Islam

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 29 Maret 2019 00:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 28 485 2036306 hukum-foreplay-sebelum-mulai-bersenggama-dalam-islam-Z5vmaxs4zI.jpg Ilustrasi (Foto: Thehealthsite)

Melakukan pemanasan di saat berhubungan seks ternyata sangat dianjurkan dalam agama Islam. Karenanya, pasangan suami-istri tidak boleh melewatkan aksi foreplay atau mencumbu si dia sebelum penetrasi.

Para peneliti bahkan sangat yakin ketika pasangan suami-istri tidak melupakan foreplay, lebih cepat membangkitkan gairah seksualnya. Paling tidak di awal bercinta Anda memang harus mencumbu si dia.

Rasulullah SAW bersabda, "Siapapun di antara kamu, janganlah menyamai istrinya seperti seekor hewan yang bersenggama. Tapi hendaklah ia dahului dengan perantaraan.

"Nabi saja mengutus pasangan suami-istri, hendaknya tidak langsung berhubungan intim, namun harus ada pemanasan," ucap Ustadz Fauzan Amin saat dihubungi Okezone, baru-baru ini.

Selanjutnya, ada yang bertanya: Apakah perantaraan itu? Rasulullah SAW bersabda, "yaitu ciuman dan ucapan-ucapan romantis". (HR. Bukhâriy dan Muslim).

Dalam hadist, ketika suami-istri berjima bahkan dianjurkan untuk mengawali dengan ciuman atau melakukan hal romantis lainnya untuk membangkitkan gairah seksual. Sejak zaman nabi rupanya praktik foreplay sudah disarankan.

Baca Juga : Insiden Gaun Melorot, Yuk Intip Gisel dengan Baju Serba Tipisnya

"Jadi kalau pemanasan (foreplay) malah dianjurkan, ada anjuran langsung dari Rasulullah. Pasangan harus mengikuti," beber Ustadz Fauzan.

Bahkan secara praktik, kerap disebutkan para peneliti bahwa pasangan harus menjalani session pemanasan sekira 30 menit sebelum hubungan seks penetrasi. Rasakan dulu kenikmatan saling mencumbu agar semakin nyaman bersenggama.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini