nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gita Orlin Sulap Kain Sumba Jadi Pakaian Modest Kelas Dunia di IFW 2019

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 29 Maret 2019 10:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 29 194 2036506 gita-orlin-sulap-kain-sumba-jadi-pakaian-modest-kelas-dunia-di-ifw-2019-xbT8SOBUew.jpeg Gita Orlin sulap kain Sumba jadi pakaian modest kelas dunia (Foto: Sukardi/Okezone)

Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) punya seribu cerita yang tak pernah ada habisnya untuk diceritakan. Mulai dari alamnya yang elok hingga masyarakatnya yang sederhan. Tidak hanya itu, pencinta mode pun akan dimanjakan dengan kehadiran kain sumba yang sangat indah.

Keindahan kain Sumba ini tidak bisa ditutupi lagi. Sudah banyak disainer profesional yang memanfaatkan kain Sumba sebagai statement dari busana brand mereka. Seperti yang dilakukan Disainer Gita Orlin.

Dalam koleksinya yang diperagakan di panggung Indonesia Fashion Week (IFW) 2019, Gita membawa konsep "Wairinding" yang mana ini berasal dari keindahan Sumba itu sendiri. Wairinding adalah nama salah satu bukit yang ada di Sumba dan di sanalah Gita bertemu dengan kain Sumba dan jatuh cinta.

Kain Sumba

"Saya suka sekali dengan kain Sumba. Indah sekali dan sayang jika tidak dikembangkan menjadi busana yang lebih cantik. Makanya, itu kenapa aku juga pilih kain Sumba sebagai bahan dasar koleksi terbaru ini," terangnya saat diwawancarai Okezone di JCC, Kamis 28 Maret 2019.

Kain Sumba

Untuk memberi kesan glamor dari kain tersebut, dia memadukan bahan organza silk berwarna rose gold. Perpaduan ini menurut Gita akan memberi kesan berkelas dari busana "Wairinding" tersebut. "Wwarna rose gold juga salah satu warna yang saya suka dan pas dicoba dipadukan, ternyata indah," sambungnya.

Kain Sumba

Di peragaan busana IFW 2019 ini, Gita Orlin membawakan 11 looks. Bicara mengenai siluet, secara keseluruhan koleksi ini memberi rasa feminin yang kuat, mulai dari siluet mermaid, outer, dan gaun lebar namun tetap dengan bahan yang lembut. Ya, dalam koleksi ini, dia bermain di bahan organza silk yang light tapi tetap terkesan mewah.

IFW 2019

Lalu, untuk ditail, koleksi ini banyak mempergunakan svarowski, mutiara, dan payet. Namun, ada yang menarik dari koleksi ini. Gita menggunakan handmade embroiderry dengan disain burung, kuda, dan beberapa aksen lainnya yang merupakan khas dari Sumba.

"Menurut saya Sumba itu seperti karpet surga dan apapun yang ada di sana sangat indah. Itu semua yang menginspirasi saya dalam membuat koleksi kali ini," ungkapnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini