nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Main Game Online 18 Jam Sehari, Bocah 14 Tahun Ini Jadi Atlet Fortnite

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 29 Maret 2019 21:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 29 612 2036816 main-game-online-18-jam-sehari-bocah-14-tahun-ini-jadi-atlet-fortnite-zyhrsDmWjR.jpg Bocah 14 tahun atlet Fortnite (Foto:Thesun)

GAME seringkali dipandang sebagai sebuah hobi yang membuang-buang waktu. Orangtua biasanya kerap memarahi anak-anaknya akibat terlalu sering bermain game di depan gadget.

Namun, apabila hal tersebut diarahkan dan disalurkan dengan baik, maka game bisa menjadi suatu pekerjaan yang menjanjikan. Ya, pekerjaan ini bahkan bisa mengalahkan seseorang yang bekerja di kantoran.

Sebagaimana diketahui, saat ini beberapa game sudah masuk dalam kategori olahraga/Esports. Tentunya olahraga ini menjanjikan para pemainnya hadiah yang melimpah dengan cara memenangkan turnamen.

Seperti kisah seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun yang sukses meraup banyak uang dengan cara bermain game. Adalah Fortnite, game yang berhasil memberikan banyak pundi-pundi rupiah bagi Griffin Spikoski.

 The teen fits his gaming around online school courses

Griffin menghabiskan waktu delapan hingga 18 jam dalam sehari untuk bermain video game yang membuatnya menjadi viral di internet. Ia merekam dirinya saat bermain game dan mengunggahnya ke platform Youtube.

Baca Juga:

5 Potret Kegagahan Reino Barack, Pantas Princes Syahrini Klepek-Klepek

Intip Gaya-Gaya Kece Fadel Islami,Tunangan Baru Musdalifah

Ia mulai mendapatkan pundi-pundi rupiah setelah menerima komisi dari iklan, sponsor dan sumbangan. Seketika karier Griffin meluncur bak roket setelah videonya ditonton sebanyak 7,5 juta kali sembilan bulan lalu.

Sebagaimana dilansir dari The Sun, Jumat (29/3/2019), video unggahannya tersebut berhasil mengalahkan seorang pemain Fortnite yang terkenal. Griffin itu berasal dari New York dan mengambil kursus sekolah menengah online.

Spikoski menggunakan nama Skeptic di Youtube dan memiliki lebih dari satu juta pengikut. Dia telah mengakui bahwa beberapa permainan Fornite di akhir pekan selama 18 jam sehari mungkin terlalu lama.

 Sceptic has over one million YouTube subscribers

Griffin sendiri menganggap bermain game sudah menjadi perkerjaannya. Sementara orang tuanya telah menyewa penasihat keuangan untuk membantunya menangani pendapatannya dan mendirikan perusahaan.

Orangtua Griffin melihat permainannya sebagai olahraga dan menasihati orang tua lain untuk mendorong anak-anak mereka jika mereka bersemangat tentang video game.

Organisasi esports berbasis di Inggris, Misfits Gaming, kabarnya telah mendaftarkan Skeptic sebagai atlet profesional. Skeptis kabarnya rencana masuk akal terhadap peruntungannya.

Ia ingin menyimpan uangnya sehingga dapat membayar biaya universitas dan membeli rumah di masa depan. Rencananya Griffin dan keluarganya akan ke Berlin bulan depan untuk konvensi permainan video online internasional.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini