nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Desa Wisata Karangasem Tangkil (Dewi Kanthil), Desanya Pengrajin Bambu

Wisnu Kurniawan , Jurnalis · Sabtu 30 Maret 2019 11:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 30 406 2037005 desa-wisata-karangasem-tangkil-dewi-kanthil-desanya-pengrajin-bambu-3yjJul73Gp.jpg Presiden Jokowi saat mengunjungi Desa Wisata Karangasem Tangkil (Foto:Ig/dewikanthil)

DESA wisata merupakan desa yang menjadi wahana berlibur bagi para wisatawan asing maupun mancanegara. Selain itu, desa wisata juga selalu menjaga kealamian budayanya supaya tidak hilang dari peradaban.

Terdapat banyak wisata dan kerajinan bambu di desa Karangasem Tangkil (Dewi Kanthil), di D.I.Yogyakarta. Desa ini dikembangkan wisatanya oleh masyarakatnya sendiri dan tidak lepas dari filosofi bambu yang ada. Di sini juga banyak terdapat pasar souvenir, kuliner, keranjinan Bambu, hingga Bambu Fashion Show, Kenthong Rampak.

Bambu merupakan tumbuhan yang mempunyai banyak manfaat, salah satunya tunas bambu. Tunas bambu menjadi bahan dari berbagai masakan di Asia. Bambu juga batangnya bercabang dan itu mengandung nilai historis yang dalam, berarti satu kebaikan akan melahirkan kebaikan lainnya. Dengan mengambil motivasi dari pertumbuhan bambu, akan menjadi semangat untuk terus tumbuh mencapai tujuan yang baik.

Karangasem, salah satu desa wisata di D.I.Yogyakarta memiliki potensi-potensi untuk yang mendukung dalam bidang pariwisata dan kerajinan tangan. Tetapi, konflik Ibukota yang pernah terjadi membuat masyarakat menjauh dari Ibukota, salah satu tokoh yang ikut menjauh adalah Honggo Wongso. Dia mengungsi ke pegunungan sebelah tenggara Ibukota Mataram di Pendudukan Tangkil. Kehidupan Ki Honggo Wongso yang tadinya serba ada dan selalu tersedia, seketika berubah drastis menjadi petani di Pegunungan.

Baca Juga:

Insiden Gaun Melorot, Yuk Intip Gisel dengan Baju Serba Tipisnya

Deretan 4 Kekasih Lucinta Luna, Pria Nomor 2 Pernah Seranjang

Ki honggo Wongso yang tidak bisa melakukan kegiatan bertani, karena tidak mau terkena sinar matahari yang menyengat. Akhirnya Ki Honggo memutar otak dengan memanfaatkan tumbuhan bambu di sekitarnya. Dia belajar membuat peralatan bambu dan berhasil mempelajarinya. Kehidupan Ki Honggo pun berkembang di daerah Trukan Kidul yang sekarang menjadi padukuhan Karangasem.

Bambu yang terdapat di Dusun Tangkil dan Karangasem sangat banyak, akhirnya menjadi sumber pekerjaan masyarakatnya. Profesi pengrajin bambu menjadi profesi utama penduduk Muntuk dan bamboo menjadi icon Kecamatan Dingo. Dengan banyak olahan rajutan dari bamb, membuat penduduk Dusun Tangkil dan Karangasem semakin maju.

Desa Wisata Karangasem Tangkil (Dewi Kanthil) menjadi icon dan perkembangan kerajinan bambu yang sudah banyak dikunjungi wisatawan. Itu menjadi permulaan baru bagi penduduk desa. Desa wisata ini menjadi desa wisata edukasi bambu, sehingga akan menjadi kebudayaan yang tidak akan hilang, bagi para pengrajin bambu khususnya dan masyarakat Muntuk.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini