nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Curhat Youtuber Korea Ujung Oppa Beralih Jadi Mualaf

Agregasi Solopos, Jurnalis · Senin 01 April 2019 07:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 31 612 2037511 curhat-youtuber-korea-ujung-oppa-beralih-jadi-mualaf-wAo7oA4Txw.jpg Ujung Oppa. (Foto: Youtube)

YOUTUBER asal Korea Selatan, Hwang Woo Joon atau yang akrab disapa Ujung Oppa memutuskan menjadi seorang mualaf. Lewat vlog yang dipublikasikan, dia menceritakan awal mula ia menjadi seorang muslim.

Ujung Oppa mengisahkan keluarganya memiliki kepercayaan yang berbeda-beda. Kedua orang tuanya menganut agama Buddha. Sejak kecil hingga hingga usianya menginjak remaja, ia sering ikut beribadah bersama orang tuanya di kuil. Saat SMA, Ujung Oppa memutuskan menjadi pemeluk Protestan atas ajakan dari sahabatnya.

“Waktu SMA kelas 3, aku ikut ke gereja. Tapi sekali ke gereja selama setahun, aku enggak lagi ke gereja. Setelah kuliah aku kembali ke gereja setiap seminggu sekali,” kata Ujung Oppa.

Baca Juga: Tradisi Pasar Pengantin di Bulgaria yang Menjual Perawan

Ujung Oppa mengisahkan keluarganya memiliki kepercayaan yang berbeda-beda.

Ujung Oppa mengisahkan keluarganya memeluk agama yang berbeda-beda. Kedua orang tuanya pemeluk agama Buddha, kakek dan neneknya pemeluk agama Protestan, sementara adiknya tidak menganut agama apapun.

Di Korea Selatan, ia menambahkan, tidak memiliki agama adalah hal yang wajar. Sebanyak 50 persen warga Korea memilih untuk mempercayai leluhur dan nenek moyang mereka.

“Kalau di Korea tidak punya agama tidak aneh. Karena masing-masing menghargai kepercayaan. Jadi, boleh beda agama,” katanya.

Ujung Oppa pun menceritakan awal mula dirinya memutuskan menjadi mualaf. Ia tak memungkiri adanya pengaruh dari teman-temannya di Indonesia dan maupun negara lain yang beragama Islam.

Baca Juga: Insiden Gaun Melorot, Yuk Intip Gisel dengan Baju Serba Tipisnya

Selama 15 tahun berkali-kali mengunjungi Indonesia, Ujung Oppa mengaku sangat akrab dengan pemeluk agama Islam. Ia pun sering memakan makanan halal, mendengar azan, dan lantunan selawat. “Kalau mendengar selawat aku merasa tenang, bahagia, enggak tahu alasannya kenapa,” katanya.

Tapi paling membuat ia yakin memeluk agama Islam adalah temannya bernama Muhammad yang tinggal di Korea. Suatu hari, ia ingin meliput kegiatan di masjid Korea. Ia ingin mengabadikan orang-orang muslim saat beribadah. Hingga akhirnya, ia mengajak Muhammad untuk merekam kegiatannya di masjid.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini