nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rayakan Festival Aneh, 1300 Masyarakat Valencia Bugil di Tengah Kota

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 01 April 2019 17:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 01 406 2037822 rayakan-festival-aneh-1300-masyarakat-valencia-bugil-di-tengah-kota-LfM27leGEU.jpg Festival bugil di Valencia (Foto:Thestar)

SEBAGIAN besar orang tentunya akan minder dan merasa malu jika tidak mengenakan pakaian saat berada di muka umum. Pasalnya, beberapa bagian vital seperti payudara maupun alat kelamin merupakan sesuatu yang pribadi dan tidak pantas untuk menjadi konsumsi publik.

Namun berbeda halnya dengan masyarakat yang ada di Negeri Matador, Spanyol. Sejumlah orang terlihat terpana melihat banyak laki-laki dan perempuan bertelanjang bulat alias bugil pada siang bolong. Kegiatan yang terbilang aneh ini dilakukan oleh sejumlah orang di Kota Valencia, Spanyol.

Foto telanjang mereka diabadikan oleh seorang fotografer asal Amerika Serikat (AS), Spencer Tunick. Ia mengaku sangat tertarik untuk mengambil gambar sekelompok orang yang telanjang di dalam kota. Kabarnya kelompok orang-orang telanjang tersebut, menantang suhu hingga 10 derajat celcius pada pagi hari.

Mereka mulai bertelanjang di sekitar Torres de Serranos, yang merupakan sebuah monument pada abad ke-14. Sebagaimana dilansir The Star, Senin (1/4/2019), sekira pukul enam pagi, sebanyak 1.300 model melepaskan pakaian mereka di Center del Carme dan berjalan tanpa alas kaki sejauh 300 meter menuju Torres de Serranos.

Baca Juga:

Viral Curhatan Pria Simpan Uang Diam-Diam karena Istri Tukang Belanja, Ending-nya Plot Twist Banget

Bergaya dengan Gaun Transparan, Kylie Jenner Gak Pakai Underwear!

Tunick sendiri mengambil gambar selama dua jam di area yang tertutup tersebut. Para polisi juga terlihat mengawasi kegiatan tersebut. Acara ini sengaja dilakukan karena dipercaya bisa mengidupkan kembali hubungan tradisional antara seorang pria dan seorang wanita, dimana wanita dalam posisi lebih berkuasa.

Pada satu titik, para wanita dalam kelompok berdiri di atas pasangan prianya. Sementara para pria yang menjadi lawannya hanya bisa berbaring di tanah. Tak lama kemudian, para wanita yang diorganisir oleh Tunick melalui sebuah pengeras suara, membantu para pria bangun dengan rasa kekerabatan.

 

Tunick mengatakan bahwa dia ingin menunjukkan pemberdayaan perempuan dan menggambar analogi antara konstruksi arsitektur dan rekosntruksi manusia yang menghasilkan perubahan pikiran dan hati.

Acara ini adalah bagian dari Festival Intramurs dan Pemerintahan Valencia serta Dewan Kota telah mendukung proyek Tunick tersebut. Sebanyak 1.300 peserta dari segala usia, bentuk dan ukuran datang dari seluruh dunia demi melakukan proyek ini.

“Sampai beberapa hari yang lalu kami tidak tahu kapan kami harus melakukan ini, dan sampai saat terakhir pula kami tidak tahu di mana mereka akan mengambil foto-foto itu,” tutur Patricia Ojeda, selaku peserta telanjang berusia 42 tahun.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini