nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca Tsunami, Menpar Arief Yahya Tegaskan Kawasan Selat Sunda Sudah Aman Dikunjungi Wisatawan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 01 April 2019 19:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 01 406 2037919 pasca-tsunami-menpar-arief-yahya-tegaskan-kawasan-selat-sunda-sudah-aman-dikunjungi-wisatawan-AVEGcVqxuN.jpeg Menpar Arief Yahya tegaskan kawasan Selat Sunda sudah aman dikunjungi wisatawan (Foto: Dimas/Okezone)

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menegaskan kawasan Selat Sunda telah aman untuk kembali dikunjungi wisatawan pasca-tsunami yang melanda beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan secara langsung, saat menghadiri Diskusi dan Sosialisasi Mitigas Bencana “Be Aware, Be Prepare Before Traveling”, di Tanjung Lesung Resort, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Senin (1/4/2019).

Arief mengatakan, berdasarkan pengamatan intensif dari Badan Geologi terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau pasca-tsunami Selat Sunda, diketahui bahwa telah terjadi penurunan aktivitas dan tidak ada fenomena bertumbuh.

Begitu pula pemantauan PVMBG dan BMKG yang telah melakukan aktivasi dan pemanfaatan teknolog mitigasi bencana.

“Atas nama masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Banten dan Lampung, dengan ini saya menyatakan kawasan Selat Sunda sudah aman dikunjungi,” tutur Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya

Lebih lanjut, Arief Yahya menjelaskan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian ESDM pada 25 Maret 2019 telah menurunkan status Gunung api Anak Krakatau dari level III (Siaga) menjadi level II (Waspada) dengan radius aman menjadi 2 km dari sebelumnya 5 km dari kawah.

“Saya tegaskan lagi radius aman itu 2 km dari kawah Anak Krakatau, bukan dari pesisir pantai. Dengan demikian kawasan wisata di Selat Sunda aman dikunjungi wisatawan,” kata Arief Yahya.

Pasca-bencana tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018, Kemenpar membentuk tim Selat Sunda Aman yang diketuai Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar Guntur Sakti yang juga sebagai Ketua Tim Manajemen Krisis Kemenpar.

Menpar Arief Yahya

Tugas tim ini adalah untuk melakukan pemantauan serta memastikan agar seluruh program pemulihan sektor pariwisata Selat Sunda berjalan sesuai rencana, baik dari unsur sumber daya manusia (SDM), pemasaran, maupun destinasi terdampak.

Sementara itu untuk mengawal strategi pemulihan pariwisata di destinasi terdampak, Menpar Arief Yahya mengaku secara rutin tiap bulan mengadakan kunjungan kerja ke Kabupaten Serang, Pandeglang, dan sekitarnya.

Kunjungan berakhir di Tanjung Lesung. Menpar menyambangi Banten Travel Exchange, sekaligus meresmikan rencana revitalisasi amenitas KEK Tanjung Lesung, meninjau New Beach Club, meresmikan Lalasa Beach Club, menyerahkan secara simbolis kaos kepada anggota Balawista, serta menutup acara bertajuk ‘Jurnalisme Ramah Pariwisata’.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini