nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 03 April 2019 07:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 02 196 2038311 kisah-marianta-tempuh-perjalanan-6-jam-dan-berbekal-jagung-demi-ikuti-ujian-srwQf485Pk.jpg Kisah inspiratif siswa rajin sekolah (Foto: Instagram: @andy_k_wy)

SEMANGAT sekolah setiap anak berbeda-beda. Namun tak sedikit yang rela melewati sejumlah rintangan demi menimba ilmu. Salah satunya adalah pelajar dari Pulau Dewata bernama Marianta. Namanya mendadak viral setelah seseorang membagikan kisahnya di media sosial.

Dalam kisah yang ditulis oleh Andy Karyasa Wayan di akun Facebook dan Instagram pribadinya, Marianta dikatakan duduk di kelas 6 SD Bunutan, Karangasem. Jarak dari rumah ke sekolahnya cukup jauh yaitu kira-kira 20 km. Hal ini membuat dia dan 2 orang temannya yang rumahnya berdekatan harus berangkat pagi-pagi sekali agar tidak terlambat sekolah. Terlebih mereka harus melewati perbukitan.

 BACA JUGA : Cewek Ini Viral Setelah Jiplakan Air Susunya Bocor saat Dibonceng Motor

Marianta dikatakan duduk di kelas 6 SD Bunutan, Karangasem. J

“Untuk mencapai sekolah mereka harus jalan sekitar 3 jam dari jam 5 pagi. Dan ketika hujan perjalanan mereka akan sangat berat dan tentunya dengan seragam yang kotor karena lumpur,” tulis Andy seperti yang Okezone kutip dari akun Instagram @andy_k_wy, Selasa (2/4/2019). Namun dikatakan pula perjalanan bisa memakan waktu 5-6 jam.

Suatu ketika, Marianta harus mengikuti ujian pemantapan. Dia dan teman-temannya memutuskan untuk menumpang tidur di rumah warga agar bisa sampai sekolah tepat waktu dan mengikuti ujian dengan baik. Tak lupa mereka membawa bekal untuk mengisi perut.

 Marianta membawa bekal jagung kiloan yang nantinya akan dia masak buat di makan

“Marianta membawa bekal jagung kiloan yang nantinya akan dia masak buat di makan, sementara jagung yg masih utuh akan di goreng pake lauk. Marianta menumpang di rumah Gede Sibang yang juga termasuk warga tidak mampu. Gede Sibang tinggal bersama 2 adik dan ayahnya. Sementara ibu Gede Sibang kerja ke kota jadi buruh untuk memenuhi kebutuhan sehari2,” papar Andy.

 Rencananya kasur akan dikirimkan agar Marianta dan teman-temannya bisa tidur dengan nyenyak untuk menghadapi ujian.

Dijelaskan pula bila di rumah Gede Sibang tidak ada kasur dan bantal. Hal ini mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Rencananya kasur akan dikirimkan agar Marianta dan teman-temannya bisa tidur dengan nyenyak untuk menghadapi ujian. Namun memang ada kesulitan untuk pengiriman karena medan yang berbukit.

 BACA JUGA : Bisa Hidup Mandiri, 5 Zodiak Ini Paling Bisa Diandalkan!

Diungkapkan oleh Andy, kisah Marianta dan teman-temannya akan dirilis dalam sebuah film pendek. “Segera hadir.. Sebuah film pendek kisah perjalanan 18 anak SD yang harus menempuh perjalanan 5-6 jam setiap hari untuk sekolah melalui perbukitan dengan medan yang cukup berat. Tunggu kisahnya dalam film ‘Marianta’,” tandasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini