Mengenal CRT Pacemaker, Teknologi Ampuh bagi Penderita Gagal Jantung

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 03 April 2019 03:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 02 481 2038454 mengenal-crt-pacemaker-teknologi-ampuh-bagi-penderita-gagal-jantung-H4ToTJca4V.JPG CRT Pacemaker (Foto: Leonardus/Okezone)

SAAT ini banyak sekali masyarakat yang kurang memperhatikan kesehatan tubuhnya, alhasil jantung menjadi salah satu bagian tubuh yang paling sering terserang penyakit. Tentunya penyakit ini tidak bisa dianggap remeh, pasalnya jantung memiliki peranan penting dalam tubuh yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Menurut data yang diperoleh penyakit jantung atau yang biasa disebut dengan kardiovaskular menempati urutan pertama dalam daftar penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit jantung tercatat paling banyak diderita disusul oleh gagal ginjal yang menempati urutan kedua.

Menurut Spesialis Jantung RS Columbia Asia, dr. Sunu Budhi Raharjo, Phd, SpJP(K), penyakit jantung sendiri memiliki beberapa tahapan, yakni seseorang bisa mengalami serangan jantung atau kegagalan jantung yang ujungnya akan mengakibatkan sudden death atau mati mendadak.

Ia pun mengimbau para penderita gagal jantung supaya tidak khawatir akan kesehatan mereka. Pasalnya saat ini teknologi sudah sangat canggih dan tersedia beberapa alat-alat yang bisa membantu para pasien untuk bisa bertahan hidup dari penyakit gagal jantung.

 Baca Juga: Cepat Lelah dan Sering Sesak, Waspada Penyakit Mematikan Ini!

"Tujuan terapi adalah meringankan penderitaan dan yang kedua adalah meningkatkan angka harapan hidup. Pasien gagal jantung angka harapan hidupnya sangatlah rendah. Dibandingkan dengan penyakit lainnya, gagal jantung memiliki tingkat survival yang sangat jelek. Meski demikian penyakit ini masih sedikit lebih baik dari kanker paru-paru," terang dr. Sunu dalam acara Inovasi Alat Pacu Jantung, Selasa, 2 April 2019.

Salah satu alat yang bisa digunakan untuk menolong pasien gagal jantung adalah Cardiac Resynchronization Therapy (CRT) Pacemaker. Alat ini terbukti bisa membuat angka harapan seorang pasien untuk tidak pergi ke rumah sakit naik sebesar 35 persen dibandingkan dengan pasien gagal jantung yang tidak menggunakannya.

Dokter Sunu menjelaskan bahwa alat ini berfokus untuk memperpanjang usai seorang penderita gagal jantung. CRT merupakan salah satu kecanggihan di bidang medis yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia supaya bisa bertahan hidup lebih lama.

"Dari data meta analisis, tingkat keberhasilan dalam meningkatkan angka harapan hidup seseorang adalah sebesar 34 persen. Pemasangan CRT Pacemaker ini hanya diletakkan di rongga bawah kulit. Alat ini memiliki baterai yang memiliki kekuatan bertahan selama delapan hingga 10 tahun. Semuanya tergantung pada seberapa sering alat tersebut menembakkan kejutan kepada jantung," lanjutnya.

 Baca Juga: Jangan Anggap Remeh Hipertensi, Akibatnya Bisa Fatal

Selain itu, dr. Sunu juga mengatakan bahwa alat ini aman untuk digunakan oleh semua manusia. Hanya saja, CRT Pacemaker ini tidak disarankan untuk digunakan bagi ibu hamil atau pasca hamil. Pasalnya radiasi dari CRT Pacemaker yang diperkirakan bisa mengganggu janin. Selain, dilarang digunakan bagi ibu hamil, pengguanaan CRT ini juga dinilai kurang efektif bagi anak kecil.

"Ibu hamil tidak direkomendasikan menggunakan alat ini, karena takut radiasi dari benda ini mengganggu pertumbuhan kanin dalam kandungan. Biasanya dokter akan mengupayakan obat-obatan terlebih dahulu baru sesudah ibu melahirkan dipasangkan CRT. Alat ini juga kurang begitu efektif digunakan oleh anak kecil, namun bisa berfungsi sempurna bagi orang dewasa," tuntasnya.

Sebagaimana diketahui, teknologi CRT Pacemaker ini baru bisa diterapkan di RS Columbia Asia. meski demikian, para pasien yang ingin mencoba alat ini harus merogoh kocek sangat dalam, mengingat alat ini masih jarang dan komponennya sangatlah mahal.

(tam)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini