nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Desainer Muda SFA Pamer Karya Bertajuk "The Transition"

Harisah Chamil, Jurnalis · Rabu 03 April 2019 15:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 03 194 2038623 4-desainer-muda-sfa-pamer-karya-bertajuk-the-transition-bDX39gONwB.jpg Spark Fashion Academy di Fashion Week (Foto: Ist)

UNTUK yang ke-4 kalinya, Sparks Fashion Academy (SFA) mengikuti salah satu ajang fashion show terbesar di Indonesia yaitu Indonesian Fashion Week, dan di tahun 2019 ini, SFA membuat sebuah tema yang bertajuk "THE TRANSITION".

Hal ini dikarenakan semakin majunya teknologi digital yang ada di masa kini mermbuat proses kreatif terus berinovasi sehingga berhasil membuat sebuah konsep yang menggabungkan antara futuristic dan mystical creature.

Konsep inilah yang menjadi inspirasi yang diwujudkan dengan busana ready to wear yang edgy dan versatile.

Para siswa yang akan tampil pada show kali ini, sebelumnya diberikan pembekalan dalam Fashion Show Prepation Class, dimana siswa diberikan pengetahuan pentingnya sebuah show, komponen apa saja yang terdapat dalam sebuah show, dan persiapannya. Tujuan pembekalan ini agar siswa jika suatu saat kelak melakukan shownya sendiri, mereka paham apa saja yang harus dipersiapkan.

"Tidak tanya mengutamakan persiapan koleksi busana saja, SFA juga memberikan kelas kelas pembekalan dengan tujuan supaya mereka semakin memahami dalam realita dalam industri fashion, sehingga mereka tidak terbuai gemerlap panggung show, tapi sebuah show adalah bagian dari pengelolaan proses pengembangan bisnis fashion," kata Floery D. Mustika, CEO SFA.

Dan para siswa yang terlibat dalam fashion show di Indonesia Fashion Week 2019 kali ini adalah :

Siva Ramita Chainasfi yang mengangkat konsep THE ETERNAL AILERON , dalam konsep ini Siva mencoba untuk menggabungkan seni kontreporer dengan sebuah mitologi dari seekor burung keabadian ‘Phoenix”. dengan perpaduan warna hitam yang member kesan mistis, Siva menonjolkan lekuk tubuh wanita. Ditambah detail merah menyala berbentuk burung Phoenix memberikan kesan wanita yang berani bagi pemakainya.

- Zohraennyyang merupakan siswa lulusan Specialized Program Evening Gown, mengangkat konsep NEO CULTURE TECHNOLOGY , dimana konsep ini menjelaskan tentang transisi perubahan budaya masyarakat ke teknologi, dan di koleksi ini juga mengangkat makhluk mitologis, kitsune, sebagai sumber inspirasi. Kitsune adalah serigala berekor sembilan yang memiliki karakteristik kuat, pintar, licik, menggoda dan anggun. Zo juga mengangkat isu sampah yang semakin menjadi problem di era ini, dengan memaksimalkan sisa potongan bahan menjadi detail unik dengan teknik laser cutting yang menjadi creative fabric dari koleksinya.

- Ellin Syahputri dengan konsep DIVINE , pada koleksi shownya mengambil cerita dari mitologi Yunani kuno, khususnya Dewi Kecantikan Athena. Di dominasi dengan warna emas dan putih, Ellin mengambarkan keanggunan Athena di era teknologi, kesan anggun namun kuat terlihat dari cutting koleksinya dan ornament asesoris yang berbahan logam.

- Eka Adrianieyang merupakan lulusan Fashion Business Program, dengan konsep showLINDU.Lindu di beberapa bagian cerita rakyat Indonesia adalah gambaran dari seekor Naga Besar Mythical yang mendukung bumi, dan koleksi ini menggabungkan cerita rakyat dengan gangguan digital hari ini, dimana gangguan digital telah membuat beberapa gempa bumi ke bisnis dan mengubah perilaku manusia.

Gangguan Digital adalah metamorfosis Lindu di era digital dan menciptakan budaya digital dengan Kelincahan, Eksperimen, dan Inovasinya. Eka sangat mengekplorasi creative fabric dengan juntaian kain panjang dan bentuk kain yang menyerupai sisik untuk mengambarkan betapa kuatnya seekor naga. Ia juga menggunakan unsure kain Indonesia Batik dengan motif khusus yang dibuat oleh pengrajin, khusus untuk koleksi LINDU.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini