nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Optimalkan Kecerdasan Anak Sebelum 5 Tahun ala Dr Reisa Broto Asmoro

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 03 April 2019 14:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 03 196 2038596 optimalkan-kecerdasan-anak-sebelum-5-tahun-ala-dr-reisa-broto-asmoro-zZBiZ6mLoA.jpg Optimalkan tumbuh kembang anak ala dr Reisa Broto Asmoro (Foto: @reisabrotoasmoro/Instagram)

Stimulasi adalah salah satu hal penting untuk meningkatkan kecerdasan anak dalam masa tumbuh kembangnya. Beragam stimulasi dapat diberikan oleh orangtua. Mulai dari stimulasi motorik kasar dan halus hingga menyangkut aspek fisik, kognitif, bahasa, emosi, serta emosional.

Pemberian stimulasi paling baik dilakukan di masa golden age atau di bawah 5 tahun. Menurut Dr Reisa Broto Asmoro, anak akan mengalami tumbuh kembang secara berkesinambungan atau terus-menerus. Dalam akun Instagram pribadinya, dokter yang memiliki dua orang anak itu menjelaskan cara pengajaran yang tepat agar anak memiliki kecerdasan optimal.

"Hasil penelitian membuktikan 50% kemampuan belajar seseorang ditentukan pada empat tahun pertamanya dan membentuk 30% yg lainnya sebelum mencapai usia 8 tahun. Dari penelitian mengenai ukuran otak anak, ternyata pada usia 2 tahun otaknya telah mencapai 75% dari ukuran otak ketika anak tersebut dewasa dan pada usia 5 tahun mencapai 90% dari ukuran otak setelah ia dewasa, sehingga para psikolog menyebutkan masa ini sebagai masa “The golden age”," tulisnya dalam akun @reisabrotoasmoro seperti yang dikutip Okezone, Rabu (3/4/2019).

dr reisa

Dikatakan oleh dokter berambut panjang itu, stimulasi dapat diberikan melalui permainan. Terlebih pada usia 0-6 tahun anak-anak selalu senang bermain. Selain ditemani orangtua, aktivitas bermain juga bisa didapatkan anak dari pendidikan anak usia dini baik seperti taman kanak-kanak, paud, ataupun kelompok bermain.

Aktivitas bermain yang biasanya diberikan lebih edukatif sehingga dapat merangsang perkembangan anak. "Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas bermain bukan hanya untuk kesenangan semata, namun untuk merangsang respon anak terhadap sesuatu. Respon tersebut yang nantinya akan berakibat pada perkembangan anak terutama dalam perkembangan fisik motorik, bahasa, sosial, kognitif, dan emosional," jelas Dr Reisa.

Selain stimulus bermain, orangtua bisa mengoptimalkan kecerdasan anak melalui makanan. Berikanlah makanan yang bernutrisi dan memenuhi kebutuhannya. Pilihlah jenis makanan yang beragam dan mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, serta vitamin. Jangan lupa mengajak anak untuk beraktivitas fisik. Sebab diet seimbang merupakan cara terbaik untuk tumbuh kembang dan kesehatan anak.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini