nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabar Kematian Jumantri karena Kelamin Suami Terlalu Besar, Ini Kata Seksolog

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 05 April 2019 16:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 05 481 2039490 kabar-kematian-jumantri-karena-kelamin-suami-terlalu-besar-ini-kata-seksolog-qWUATNOOqY.jpg Ini kata psikolog tentang ukuran Mr P yang Terlalu Besar (Foto: Boldsky)

BELUM hilang dari ingatan kita ketika seorang pria yang memiliki Mr P besar dilaporkan ke pihak berwajib. Laporan ini berkaitan dengan dugaan kematian anak perempuan si orangtua "korban" (Jumantri asal Probolinggo).

Kasus ini heboh setelah pihak kepolisian memberi tahu media. Dalam keterangannya, Kanit Reskrim Polsek Maron Aipda Dadang menjelaskan kalau orangtua "korban", membuat laporan tentang kematian anaknya dan laporan tersebut mempermasalahkan Mr P sebagai penyebab kematian putrinya itu.

Kematian tersebut dikaitan dengan isu alat kelamin menantunya yang sangat besar. Ukuran penis yang terlalu besar itu diketahui orangtua istrinya dari tetangga. Ya, sebuah desas-desus yang membuat kegaduhan dan salah paham.

BACA JUGA :   Seksinya Tasya Rosmala, Biduan Pantura yang Hobi Berpakaian Ketat

Si orangtua "korban" yakin kalau anaknya meninggal karena Mr P suami si anak terlampau besar. Padahal, hal tersebut bukan menjadi alasan meninggalnya anak kedua orangtua pelapor.

Kabar terbaru menjelaskan kalau pihak orangtua "korban" sudah mencabut kembali laporan tersebut.

Melihat kasus ini, Okezone coba mewawancarai Psikolog Dewasa Inez Kristanti dan menurutnya, jika membahas apakah untung atau rugi memiliki pasangan dengan penis super besar, Inez punya jawabannya sendiri.

"Pada dasarnya, menurut hasil penelitian-penelitian, beberapa perempuan mengatakan bahwa mereka prefer ukuran penis yang lebih besar," terangnya pada Okezone melalui pesan singkat, Jumat (5/4/2019).

 

Inez memaparkan fakta, di mana 33.8 persen perempuan lebih menyukai Mr P berukuran super, lalu 60 persen menyatakan ukuran Mr P bukan menjadi patokan kenikmatan, dan 6,3 persen lainnya menjelaskan kalau Mr P panjang kurang memuaskan dibandingkan yang berukuran lebih pendek. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam Costa, dkk, 2012.

Inez melanjutkan, kebanyakan perempuan yang mengatakan kalau Mr P yang besar adalah hal penting ialah perempuan yang lebih banyak mengalami orgasme vaginal.

"Mungkin ini bisa dijelaskan, penis yang lebih besar lebih memungkinkan untuk merangsang titik kepuasan perempuan di dalam vagina dan pada akhirnya mempermudah orgasme," sambungnya.

Tetapi, tidak bisa menyembunyikan fakta juga, sebagian besar perempuan pun juga setuju bpria dengan Mr P besar belum tentu menjamin kepuasan seksual.

Selain ukuran, banyak hal lain yang bisa mempengaruhi kepuasan seksual, misalnya seberapa baik komunikasi seksual yang dimiliki pasangan, posisi yang digunakan, ritme ketika berhubungan seksual, serta kemampuan pasangan untuk menstimulasi titik-titik kepuasan saat berhubungan seksual.

Perlu Anda ketahui, Ukuran Miss V perempuan pun secara umum tidak lebih besar dari rata-rata Mr P sehingga belum tentu ukuran yang lebih besar itu pasti lebih memuaskan.

BACA JUGA :   Potret Hot Mamah Muda Jelly Jelo, Model Seksi Beranak Satu

"Jika ukuran penis yang ereksi lebih besar dan panjang dari ukuran vagina, maka mungkin saja ketika berhubungan seksual penis akan menimbulkan ketidaknyamanan pada serviks," tambahnya.

So, Anda lebih suka yang mana; pria dengan Mr P super besar atau yang sedang-sedang saja?

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini