nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memutihkan Gigi

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 08 April 2019 20:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 08 481 2040702 7-hal-yang-harus-diperhatikan-sebelum-memutihkan-gigi-A1iIQLRH2i.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Rajin tersenyum adalah salah satu cara memberikan kesan baik pada setiap orang yang ditemui. Meskipun terlihat mudah, tak sedikit yang enggan memberikan senyumannya saat bertemu orang lain. Bukan karena orang tersebut sombong, melainkan lantaran ia merasa malu dengan giginya.

Ya, tak sedikit yang beranggapan bila senyum sebaiknya sampai kelihatan gigi. Namun pada orang-orang yang warna giginya kurang putih, mereka cenderung menyembunyikannya sehingga tak jarang hanya mengeluarkan senyum simpul. Atas dasar inilah tak sedikit yang memilih untuk melakukan pemutihan gigi seperti veener.

Tapi ternyata, sebuah penelitian baru-baru ini menemuka alat pemutih gigi sebenarnya dapat merusak gigi. Gigi bisa menjadi lebih lemah dan lebih sensitif. Bahkan bahan pemutih gigi yang mengandung kadar aktif hidrogen peroksida atau karbamid peroksida cukup tinggi dapat memberi efek pada warna gigi. Bahan tersebut juga dapat bersifat abrasif dan berbahaya sehingga menyebabkan kerusakan permanen pada email.

Namun tenang dulu, dampak negatif tersebut lebih mungkin terjadi jika Anda memutihkan gigi di tukang gigi pinggir jalan alias yang belum tentu profesional. Melansir The Sun, Senin (8/4/2019), berikut beberapa tips untuk memutihkan gigi dengan aman:

 

1. Berkonsultasi dengan dokter gigi

Ada banyak alasan yang menyebabkan gigi berubah warna. Sebelum mengambil langkah untuk memutihkan gigi, ada baiknya Anda mencari tahu penyebab pasti sehingga bisa dilakukan penanganan yang tepat. Berkonsultasilah dengan dokter gigi terkait hal tersebut.

2. Jangan ikut-ikutan tren

Tak menutup kemungkinan seseorang ingin memutihkan gigi karena melihat temannya melakukan hal tersebut atau karena sedang tren. Padahal sebenarnya ia tidak perlu memutihkan giginya. Belum lagi jika dia ikut-ikutan menggunakan bahan pemutih baru yang diklaim berkhasiat. Sekadar informasi, arang adalah bahan terbaik untuk menghilangkan noda.

3. Lakukan pemutihan gigi dengan tenaga profesional

Pemutihan gigi adalah proses yang kompleks sehingga perlu dilakukan oleh tenaga profesional seperti dokter gigi. Jangan melakukannya secara asal di tukang gigi pinggir jalan atau mencoba sendiri di rumah.

 Baca Juga: 6 Kunci Penting Memilih Ikan Segar Berkualitas Tinggi

4. Konsisten

Untuk hasil terbaik, setelah memutihkan gigi di dokter pakailah bahan-bahan yang diberikan untuk perawatan di rumah setiap hari selama seminggu.

 

5. Perhatikan pemilihan pasta gigi

Selama perawatan pemutihan gigi akan lebih sensitif. Jadi sebaiknya gunakan pasta gigi untuk gigi sensitif guna mengurangi gejala-gejala nyeri dan hindar pasta gigi pemutih.

 Baca Juga: Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Menurut Penelitian Harvard

6. Perhatikan menu makanan

Setelah memutihkan gigi di dokter, 48 jam setelahnya Anda harus makan makanan putih karena karena pada waktu itu pori-pori gigi terbuka. Pilihlah makanan seperti ayam, nasi, ikan, buncis, dan kembang kol. Smoothie, jus, susu, teh, dan kopi harus diminum melalui sedotan. Hindari anggur merah, rokok, dan makanan dengan pewarna.

7. Lakukan perawatan rutin

Hasil pemutihan gigi dapat bertahan selama lima tahun. Namun harus diimbangi dengan perawatan rutin. Perawatan mulut yang baik dapat membantu mencegah perubahan warna. Sikat dan bersihkanlah gigi secara teratur serta kunjungi dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk pemeriksaan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini