nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Queef, Suara Kentut yang Keluar dari Vagina

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 08 April 2019 22:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 08 481 2040754 mengenal-queef-suara-kentut-yang-keluar-dari-vagina-MPgcoGn29o.jpg Mengenal queef kentut dari vagina (Foto:Ist)

PERISTIWA keluarnya gas dari dalam tubuh melalui dubur dikenal dengan istilah kentut. Suara kentut memiliki ciri khas tersendiri. Ada yang bervolume nyaring tapi ada pula yang seperti mendesis. Tapi tahukah Anda, saat ada suara yang keluar dari area di sekitar dubur atau alat kelamin sebenarnya tidak selalu kentut?

Pada perempuan, bisa saja suara tersebut berasal dari Miss V. Dalam dunia medis, suara yang keluar dari Miss V dikenal dengan sebutan queef. Suaranya memang terdengar seperti kentut tapi keduanya sangat berbeda. Queef tidak memiliki aroma dan tidak berhubungan dengan makan malam.

Queef adalah pelepasan udara yang terperangkap di dalam Miss V. Pelepasan tersebut cenderung terjadi selama perempuan latihan, duduk bersila, atau saat ada sesuatu di dalam Miss V. "Queef terjadi ketika Mr P, jari, atau mainan seks masuk dan keluar dari Miss V sehingga membawa udara tambahan," ujar ahli Sherry A. Ross, MD seperti yang dikutip Okezone dari Health, Senin (8/4/2019).

Baca Juga:

Survei Membuktikan, Orang yang Bangun Pagi Lebih Sering Ngeseks Ketimbang Manusia Malam

Potret Messya Iskandar dalam Balutan Super Minim, Awas Gak Kuat Iman!

Selain itu, penggunaan tampon dan cangkir menstruasi juga dapat mendorong udara ke dalam Miss V. Bentuk latihan tertentu seperti yoga dan peregangan juga berpotensi membuka dan meregangkan Miss V sehingga menimbulkan queef. Queef sebenarnya hanya bagian dari mekanik pada Miss V.

"Miss V adalah ruang potensial artinya dapat menampung hal-hal seperti bayi, penis, atau tampon. Seperti balon, udara bisa masuk ke dalam Miss V dan ketika ada tekanan kondisi itu dapat menimbulkan suara," ujar seorang yang ob-gyn dari Florida, Christine Greves , MD.

Saat berhubungan seks, queef juga mungkin bisa terjadi tergantung dari posisi yang dipilih. Posisi yang terlalu aktif dapat memperbesar kemungkinan terjadinya queef. Contohnya seperti posisi doggy style dan woman on top yang diklaim dapat meningkatkan efek meremas.

Timbulnya queef yang terdengar seperti kentut mungkin dapat membuat perempuan merasa malu dengan pasangannya. Oleh karena itu Dr Christine menyarankan untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya queef memilih posisi misionaris. Posisi tersebut mengurangi jumlah udara yang masuk ke dalam Miss V sehingga menghasilkan lebih sedikit tenaga.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini