nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pentingnya Konsumsi Vitamin Prenatal bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Dito Bagus Wibowo, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 06:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 09 481 2041267 pentingnya-konsumsi-vitamin-prenatal-bagi-ibu-hamil-dan-menyusui-ZNt5C9wmNz.jpg Ilustrasi (Foto: Sheknows)

Dapat mengurangi risiko komplikasi kehamilan

Vitamin prenatal tidak hanya membantu mengurangi risiko cacat lahir tertentu, tetapi juga dapat membantu mengurangi risiko banyak komplikasi terkait kehamilan seperti persalinan premature dan memiliki bayi berat lahir rendah.

Sebuah studi membandingkan wanita yang mengonsumsi vitamin prenatal dan mereka yang tidak menemukan dua kali penurunan risiko kelahiran dini sebelum 33 minggu. Penurunan risiko empat kali lebih besar jika vitamin prenatal dimulai pada trimester pertama. Risiko berat lahir rendah juga berkurang, tujuh kali lipat, terutama jika vitamin dimulai lebih awal.

Mengurangi risiko persalinan prematur dan memiliki bayi berat lahir rendah secara signifikan meningkatkan kemungkinan bayi dan ibu yang sehat setelah lahir.

Mengonsumsi vitamin prenatal dapat membantu mengurangi risiko komplikasi kehamilan karena membantu memperbaiki kekurangan nutrisi baik pada bayi maupun ibu hamil. Juga, perempuan yang memiliki kadar folat dan besi normal cenderung memiliki plasenta yang lebih sehat.

Pemenuhan gizi ini sangat baik, sehingga pada giliran datang waktu persalinannya dapat membantu bayi tumbuh sempurna dan mengurangi risiko persalinan prematur.

ibu hamil

Membantu melindungi kesehatan ibu

Setelah seorang wanita hamil, tubuhnya cenderung mempriotitaskan nutrisi ke arah pertumbuhan bayi. Ini berarti bahwa jika seorang ibu memiliki pola makan yang kurang ideal, ia mungkin dapat melahirkan bayi yang sehat. Tetapi ini juga bahwa status gizi ibu dapat menderita jika tidak ada cukup vitamin dan mineral untuk mendukung keduanya.

Makanya terkadang ada kasus di mana ibu hamil beratnya tidak bertambah sementara berat janin yang dikandung tumbuh dengan pesat. Ini pertanda janin dalam kandungan menyerap nutrisi di tubuh ibu hamil dengan baik.

Nutrisi yang telah kita bahas, folat, kalsium, zat besi, dan omega-3, mungkin semuanya menjadi habis pada ibu hamil jika dia tidak cukup makan untuk dirinya dan bayinya. Tidak hanya penipisan ini dapat menyebabkan keropos tulang atau anemia seperti yang telah dibahas, itu juga dapat menempatkan ibu hamil pada risiko yang lebih besar untuk depresi pasca melahirkan.

Meningkatkan nutrisi selama menyusui

Bahkan setelah bayi lahir, diet pada ibu menyusui tetap sangat penting. Kebutuhan nutrisi sebenarnya meningkat selama menyusui, jika dibandingkan dengan kehamilan. Ibu yang sedang menyusui pasti membutuhkan lebih banyak zat besi, kalsium dan vitamin C daripada ibu hamil.

Mereka juga perlu minum lebih banyak air dan makan untuk membantu menghasilkan susu yang cukup untuk bayi yang sedang tumbuh. Seorang ibu baru mungkin tidak memiliki diet yang ideal antara merawat bayi dan diri mereka sendiri, sehingga vitamin prenatal dapat membantu mengisi beberapa celah pada nutrisi.

Vitamin prenatal tetap penting selama menyusui untuk mencegah defisiensi dan memberikan nutrisi yang cukup dalam ASI untuk mendukung ibu dan bayi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini