nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Dampak Menjijikkan kalau Sering Tahan Kentut

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 02:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 09 481 2041273 ini-dampak-menjijikkan-kalau-sering-tahan-kentut-bjS62gpecw.jpg Kentut bisa keluar dari mulut kalau sering ditahan (Foto:Ist)

PERNAHKAH Anda merasa mulas hingga ingin buang angin? Ya, ritual yang biasa disebut kentut ini memang sangat meresahkan. Anda akan merasa malu dan risih ketika merasa ingin kentut saat dihadapan banyak orang atau teman.

Jika kentut tak sengaja meluncur keluar, Anda otomatis akan menjadi bahan bully-an para teman atau sahabat di sekitar. Bahkan mereka bisa saja lari kocar kacir meninggalkan Anda karena aroma kentut yang sangat tak sedap dan menusuk hidung.

Alhasil cara satu-satunya adalah dengan menahan kentut atau pergi ke tempat yang aman untuk mengeluarkannya. Namun, sebenarnya menahan kentut bukanlah sebuah pilihan yang tepat. Menurut Profesor Claire Collins, seorang pakar nutrisi dan dietetika di University of Newcastle, mengatakan menahan kentut akan membuat gas keluar dari mulut Anda.

Baca Juga:

5 Penampilan Putra Sultan Brunei, Bikin Wanita Klepek-Klepek!

Intip Seksinya Gita Youbi yang Bikin Pria Panas Dingin Lihatnya

“Menahan kentut mengarah pada peningkatan tekanan dan ketidaknyamanan besar. Penumpukan gas usus dapat memicu distensi perut dengan beberapa gas diserap kembali ke dalam sirkulasi dan dihembuskan dalam nafas,” terang Claire, melansir dari VT, Selasa (9/4/2019).

Lebih lanjut, menahan kentut terlalu lama, akan membuat penumpukkan gas pada usus yang akhirnya membuat seseorang mengalami kentut yang tak terkendali. Sebagian penelitian menunjukkan bahwa gas di usus dihilangkan melalui kentut atau diserap ke dalam sirkulasi sistemik dan dikeluarkan dari paru-paru.

Gas yang tak keluar dari pantat akan berjalan melintasi seluruh tubuh dan keluar dari mulut seseorang. Tentunya hal ini sangat menjijikkan bukan? Menahan kentut juga bisa menyebabkan seseorang mengalami kondisi kesehatan yang menyakitkan.

“Penelitian ini mengatakan tekanan dalam rektum dapat meningkatkan peluang anda dalam mengembangkan kondisi yang disebut dengan diverticulitis dimana kantong kecil berkembang di lapisan usus dan menjadi meradang dan menyebabkan masalah,” lanjutnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini