nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miss Indonesia Kalbar 2019 Jenguk Audrey di Rumah Sakit Pontianak

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 20:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 10 196 2041674 miss-indonesia-kalbar-2019-jenguk-audrey-di-rumah-sakit-pontianak-fYn2Jf5r01.jpg Miss Indonesia Kalimantan Barat Jenguk Audrey di RS (Foto: Instagram)

SISWI SMP di Pontianak, Kalimantan Barat menjadi headline pemberitaan. Audrey merupakan korban dari pengeroyokan yang dilakukan oleh 12 siswi di Pontianak. Pemicu masalahnya disinyalir soal hubungan asmara, dimana Audrey tidak terlibat dalam masalah asmara.

Namun nasi sudah menjadi bubur, Audrey terlanjur menjadi korban dari tindak keji 12 pelaku dan kini dirinya harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dukungan pun mengalir deras kepada Audrey, dengan dukungan tersebut, diharapkan Audrey bisa sembuh dan kembali bangkit menata masa depannya yang masih panjang.

Selain dukungan di media sosial dengan tagar #JusticeForAudrey, berbagai dukungan moril langsung pun diterima gadis remaja berusia 14 tahun tersebut. Salah satunya dari Beisca Azzahra, Miss Indonesia Kalimantan Barat 2019.

Baca juga :

Hari ini, Rabu 10 April 2019 Beisca diketahui menjenguk langsung Audrey ke rumah sakit tempat gadis tersebut tengah dirawat. Hal ini terungkap melalui unggahan sebuah foto di akun laman resmi Instagram Miss Indonesia (missiindonesia). Dalam foto tersebut, tampak Beisca mendampingi Audrey di sisi ranjang tempat Audrey berbaring istirahat.

“Terima kasih @beiscaa Top 15 Miss Indonesia 2019 kamu sudah mewakili kami bertemu dan bertatap langsung dengan Audrey untuk memberikan pelukan kasih sayang dan penyemangat,” bunyi keterangan dari laman akun Miss Indonesia.

Sementara itu, dalam akun laman Instagram pribadinya (@beiscaa), wanita yang berhasil masuk ke jajaran Top 15 Miss Indonesia 2019 ini mengungkapkan bahwa Audrey melalui dirinya menitipkan salam dan ucapan terimakasih atas doa dan dukungan yang diberikan kepada dirinya terkait kasus tindak penganiyaan yang ia alami.

“#JusticeForAudrey. Tadi, Audrey menyampaikan salam dan ucapan terima kasih atas doa dan support dari teman-teman semua. Alhamdullilah atas doa dan support teman-teman semua kita dapat mengembalikan senyuman manis dari Audrey kembali,” tulis Beisca.

Dalam kesempatan yang sama, Beisca menuturkan pandangan dirinya tentang pelajaran yang bisa kita ambil lewat kasus yang dialami oleh Audrey ini. Pertama ialah memahami betul bahwa yang namanya tindak penindasan itu bukanlah sesuatu hal yang baik apalagi keren untuk dilakukan, lalu yang kedua ialah the power of speak up yang bisa jadi salah satu upaya untuk memutus rantai bullying.

“Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dari kasus ini. Bullying isn’t cool. Apapun alasannya, yang namanya bully (apalagi dibarengi dengan kekerasan/penganiyaan) tidak keren sama sekali! Speak up, kekuataan dari speak up memang nyata adanya. Karena dengan speak up, kita dapat memutuskan mata rantai bullying/kekerasan/tindak pidana lainnya. Mari kita bersama-sama mengawal proses hukum pada kasus ini, karena fiat justitia ruat caelum; hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit akan runtuh. Spread love, not hate,” tambah Beisca.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini