nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berbekal Celengan Babi, Bocah 8 Tahun Kabur dari Rumah untuk Menjelajahi Dunia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 04:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 10 406 2041334 berbekal-celengan-babi-bocah-8-tahun-kabur-dari-rumah-untuk-menjelajahi-dunia-tMmsdbd2ct.jpg Celengan (Foto: Nypost)

Berpetualang mengunjungi tempat-tempat baru adalah cara yang ampuh untuk menemukan jati diri dan mendapatkan pengalaman baru. Kegiatan seperti ini sudah sangat umum terjadi di kalangan kaum urban yang sudah bosan dengan rutinitas sehari-hari mereka.

Beberapa orang bahkan rela berhenti dari pekerjaan mereka hanya untuk menjelajahi dunia. Namun, apa jadinya jika hal tersebut dilakukan oleh seorang bocah yang masih berusia 8 tahun.

Kejadian unik ini baru saja dilakukan seorang anak laki-laki asal Rusia. Ia nekat kabur dari rumah untuk mewujudkan cita-citanya keliling dunia, seperti tertulis pada sebuah pesan singkat yang ia tinggalkan di rumah.

 Baca juga :

Setelah sadar bahwa buah hatinya benar-benar serius meninggalkan rumah, sang ibu memutuskan untuk melapor ke pihak berwajib. Tak perlu membutuhkan waktu yang lama, kepolisian Rusia berhasil menemukan lokasi sang bocah beberapa jam setelah laporan diterima.

Bocah itu ditemukan tanpa cedera apa pun, meski ia tampak kelelahan setelah menumpangi tiga bus dan berjalan dalam waktu yang cukup lama.

Berdasarkan hasil laporan resmi, polisi menemukan bocah malang itu saat sedang berjalan membawa celengan babi, tiga buku ensiklopedia, beberapa mainan, dan sebuah pisang sebagai bekal perjalanannya.

Kisahnya pun berhasil menarik perhatian publik Rusia setelah viral di berbagai media sosial.

“Seorang bocah 8 tahun dari Astrakhtan menjelajahi dunia dengan berjalan kaki. Ini luar biasa. Saya selalu mengeluh ketika harus bekerja di luar kota,” canda seorang netizen.

Berkat aksi heroiknya, bocah tersebut juga mendapat julukan menarik dari para netizen yang menyebut dirinya sebagai Fyodor Konyukho yang berarti “sang pengembaral”.

Tidak sampai disitu saja, sebuah sekolah bahasa di Rusia juga menawarkan diri untuk memberi pelajaran secara cuma-cuma selama 1 tahun penuh kepada sang pengembara. Demikian dilansir Okezone dari New York Post, Rabu (10/4/2019).

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini