nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bisa Pengaruhi Psikologis, Kenali Berbagai Gejala Alergi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 18:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 10 481 2041669 bisa-pengaruhi-psikologis-kenali-berbagai-gejala-alergi-ycFgUpEtXF.jpg Ilustrasi (Foto: BBC)

PERNAHKAH Anda mengalami gejala aneh pada tubuh? Ya, kemungkinan besar hal tersebut disebabkan oleh alergi. Alergi sebenarnya bisa terjadi kepada siapa saja, tentunya banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami alergi, yakni dari makanan, debu maupun faktor genetik berupa turunan dari orangtua.

Alergi sendiri bisa terlihat dengan berbagai gejala. Setidaknya alergi bisa menyerang tiga bagian tubuh manusia yakni saluran pernapasan, kulit dan juga saluran cerna. Tentunya setiap bagian tubuh tersebut memiliki reaksi yang berbeda-beda pula dan bisa dikenali dengan gejalanya.

Menurut Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, SpA(k), M.Kes, alergi pada kulit biasanya ditunjukkan dengan gejala seperti dermatitis atau eksim. Sementara bila alergi mengarah ke sistem pernapasan maka akan menimbulkan gejala batuk atau pilek.

 Baca Juga: Ikut Aksi Donor Darah, Jessica Tanoesoedibjo Berharap Makin Banyak Orang Mau Sumbangkan Darah

“Alergi pada kulit bisa menyebabkan gejala dermatitis atopic, urtikaria, dan angioedema. Sementara pada saluran pernapasan biasanya berupa hidung berair, bersin serta batuk kronis non infeksi. Apabila alergi menyerang saluran cerna maka gejalanya adalah kolik, muntah, konstipasi, dan diare,” terang Prof Budi, saat diwawancarai Okezone, Rabu (10/4/2019).

Tak hanya menimbulkan kerugian secara fisik, Prof. Budi juga mengatakan bahwa alergi bisa memengaruhi ekonomi serta psikologis seseorang. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila telah menemukan tanda-tanda alergi.

 Baca Juga: Mencari Keadilan untuk Audrey, Pelaku Kekerasan Seksual Masih Remaja Bisa Dihukum Pidana?

“Dari segi ekonomi maka penderita alergi bisa memengaruhi keluarga. Berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk berobat ke dokter. Sementara secara psikologi adalah stres yang nantinya akan menyebabkan kualitas hidup seseorang menjadi menurun,” sambunganya.

Profesor Budi pun mengimbau masyarakat untuk melakukan gerakan 3K yakni Kenali, Konsultasikan, Kendalikan. Hal ini dinilai menjadi cara yang baik untuk mengatasi alergi yang berkepanjangan, supaya tidak semakin parah dan justru menimbulkan banyak kerugian kepada penderitanya.

“Carilah informasi seputar alergi melalui internet atau sumber-sumber terpercaya, Anda juga bisa mengonsultasikan masalah Anda kepada dokter yang kompeten. Setelah diketahui penyebabnya, usahakan untuk menghindarinya meski dampaknya sekecil apapun,” tuntasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini