nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Pilih Niqab yang Nyaman dan Anti Panas Dipakai Hijabers

Harisah Chamil, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 20:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 11 194 2042064 tips-pilih-niqab-yang-nyaman-dan-anti-panas-dipakai-hijabers-qaBz5U1aC0.jpg Pilih Niqab yang Nyaman (Foto: Pixabay)

BAJU muslim semakin berkembang dan banyak perempuan muslimah yang ingin memakai hijab untuk menutupi auratnya. Fenomena ini tentu saja selalu menarik untuk diperbincangkan. Hal tersebut tentu saja menjadi suara hati salah satu perancang Niqab, Niken Oliviasilo yang kini melebarkan sayapnya untuk menghadirkan koleksi niqab merk Humaira.

Menurut Niken, dengan kondisi Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia, tren cadar sekarang sudah dilihat sebagai salah satu sunnah gaya hidup (hijrah).

"Ketika memutuskan untuk berhijrah, banyak muslimah yang memutuskan untuk mengenakan niqab. lni jadi salah satu titik perhatian saya. Saya melihat produsen niqab banyak, tapi yang fokus dan memperhatikan ”kenyamanan" dengan harga terjangkau belum banyak," tukas perempuan beranak dua ini.

Baca juga :

Ia menceritakan awal ia memakai niqab merasa tidak nyaman, karena bahannya yang membuat panas. Kemudian ia mencari ke Malaysia dan menemukan bahannya sangat nyaman.

"Tapi ternyata mereka beli bahannya di Indonesia. Mereka jual di Malaysia dengan harga mahal dan yang beli banyak orang indonesia,” kata Niken.

Menurut perempuan yang pernah bekerja di PT Yamaha Indonesia ini, niqab yang bagus ekslusif dan nyaman masih sedikit. Setelah hunting dan ketemu bahan yang lembut, tidak panas, adem, dan tidak menerawang, Akhirnya ia memutuskan untuk membuat produk merek sendiri.

“Untuk bagian khusus wajah, saya mencari material bahan yang lembut, jatuh, mudah dipakai bernafas, dalam arti tidak pengap dan tentunya juga tidak panas. Bahannya kami pesan di supplier khusus," tukas ibu dari Dhia Dara (13 tahun) dan Alisha (9 tahun).

Niqab tersebut dikerjakan oleh penjahit yang terampil, Niken mengaku bisnis cadar yang dirintisnya ini tidak 100 % hanya membidik keuntungan semata, melainkan lebih mengharapkan ridho Illahi dan keberkahan. Sejauh ini Niken lebih memilih untuk mempromosikan dan menjual produknya lewat pameran atau bazaar. Di pameran atau bazaar tersebut, ia sekaligus memberikan edukasi terkait material produk dan manfaat mengenakan cadar untuk muslimah.

Ia sangat bersyukur edukasi yang diberikannya ternyata banyak membuahkan hasil. ”Pengalaman di pameran, ada yang saat datang ke stand kami belum berniqab, tapi setelah mendengar edukasi dari kami, langsung mencoba memakai niqab, bahkan tidak mau dilepas

Artinya lewat produk Humaira Niqab, kami ikut mendorong orang untuk menjalankan sunnah. Dengan Humaira Niqab, kekhawatiran kalau mengenakan niqab akan tidak nyaman, jadi terbantahkan,” urai Niken.

Mengenai pemilihan nama humaira sendiri, menurut Niken ada dua tuiuan. Pertama,nama yang dipilih mudah diingat, dan kedua berbau Timur Tengah. Sehingga cocok dengan produk niqab tersebut.

Sedangkan untuk pemilihan warna, Humaira Niqab lebih fokus kepada warna-warna gelap. Alasannya menurut Niken, karena mengikuti sunnah untuk tidak menggunakan warna-warna terang

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini