nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPPPA Sediakan Wadah Bagi Anak Penyandang Disabilitas

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 01:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 11 196 2042286 kpppa-sediakan-wadah-bagi-anak-penyandang-disabilitas-LeEZCBg1Xt.jpg Ilustrasi (Foto: Raisingchildren)

Tidak semua orang terlahir dengan kondisi fisik yang sempurna. Kendati demikian bukan berarti mereka yang memiliki kekurangan atau kerap disebut dengan orang disabilitas boleh dipandang sebelah mata. Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk hidup layaknya orang normal dan meraih kesuksesan.

Akan tetapi, harus diakui jika segala sesuatu yang menyangkut disabilitas belum mendapatkan perhatian yang tinggi dari masyarakat luas. Ambil contoh di beberapa kota besar termasuk Jakarta, masih banyak fasilitas dan tempat umum yang belum menyediakan sarana serta prasarana ramah disabilitas. Padahal, ada undang-undang yang menjamin penyandang disabilitas.

Melihat hal ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA) menggelar kegiatan Suara Anak Penyandang Disabilitas. Bentuk kegiatan ini adalah lomba menulis yang diperuntukkan bagi anak penyandang disabilitas dalam 5 kategori yaitu disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, disabilitas sensorik, dan disabilitas ganda/multi.

 

KemenPPPA berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih memahami jika anak penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuannya. Oleh karenanya tema dari lomba menulis ini adalah ‘Dengarkan Curhatan Kami’ yang menyangkut pendidikan/pelatihan, olahraga, seni, pariwisata, transportasi, kesehatan, dan ruang bermain. Lomba ini dapat diikuti oleh anak penyandang disabilitas dengan batas usia 18 tahun.

 Baca Juga: Viral Modus Pemerasan Berkedok Video Call Mesum, Perempuan Harus Waspada!

“Ide dari kegiatan ini adalah kami merasa betapa sulitnya anak dan keluarga penyandang disabilitas mendapatkan akses. Belum lagi ada perasaan malu, gagal, dan semacamnya,” ujar Deputi Bidang Perlindungan KemenPPA, Nahar, SH, M.Si saat ditemui Okezone dalam konferensi pers, Kamis, 11 April 2019 di Jakarta.

Dikatakan oleh Nahar, kegiatan ini diharapkan dapat menggugah pemikiran banyak orang jika dalam hidup memang banyak perbedaan tapi perbedaan dilengkapi keistimewaan-keistimewaan tertentu. Pada prinsipnya, semua orang memiliki kesempatan yang sama. Oleh karena itu, dirinya mengajak anak penyandang disabilitas maupun keluarganya untuk menyampaikan perasaan dan keinginannya.

 Baca Juga: Marak Kekerasan pada Anak, KPPPA: Orangtua Harus Ketahui Konsekuensi Pemberian Gadget

“Suara itu diharapkan dapat tersampaikan sehingga bagi pengambil kebijakan, para lembaga yang melakukan advokasi terkait anak disabilitas bisa mengetahui lebih dalam harapan dan keinginan dari mereka. Nantinya itu menjadi bahan untuk membuat kebijakan berikutnya,” jelas Nahar.

Untuk mengikuti kegiatan ini, memang dibutuhkan keberanian dari anak dan keluarga penyandang disabilitas. Atas dasar itulah KemenPPA tidak menargetkan jumlah peserta. “Harapan kami sebanyak-banyaknya peserta dapat mengikuti kegiatan ini,” pungkas Nahar.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini