nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pikun saat Sedang Hamil, Normal atau Tidak?

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 11:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 481 2042428 pikun-saat-sedang-hamil-normal-atau-tidak-BDC0yhr4HA.jpg Penyebab Pikun saat Hamil (Foto: Insider)

KEHAMILAN membawa beberapa perubahan fisik, mental dan emosional. Semua karena perubahan hormon yang umum terjadi ketika Anda akan menjadi seorang ibu. Mungkin ada banyak perubahan yang terjadi pada seseorang saat hamil. Salah satu perubahannya bisa sangat menjengkelkan, adalah amnesia. Pernahkah Anda menghadapi serangan pelupa begitu Anda hamil? Jika ya, maka Anda mungkin mengalami sesuatu yang dikenal dengan "momnesia".

Hormon mengalami perubahan dan menyebabkan perubahan fungsi otak sehingga menyebabkan penyakit sementara ini. Lebih dari 50 persen ibu hamil diyakini menghadapi masalah dengan ingatan dan konsentrasi. Fenomena ini juga disebut sebagai momnesia.

Baca juga :

Apa itu Momnesia?

Kehamilan yang akan menyebabkan gangguan ingatan dan masalah konsentrasi. Studi yang dilakukan untuk menemukan kebenaran di balik ini mengungkapkan bahwa itu memang terjadi dan bukan mitos, seperti yang diyakini banyak orang.

Penelitian neuropsikologis dilakukan dalam bentuk tes kinerja memori. Penelitian ini didasarkan pada input dan output dari sekitar 412 wanita hamil, 272 ibu dan 386 wanita tidak hamil. Ketika tugas-tugas yabg bersangkutan dengan memori, wanita hamil tampaknya menghadapi masalah yang cukup sulit.

Meskipun tes klinis menunjukkan bahwa tidak ada perubahan struktural di otak ketika seseorang hamil, penelitian mengisyaratkan bahwa perubahan fungsional di otak memang terjadi selama kehamilan. Perubahan fungsional ini menyebabkan Anda menjadi pelupa. Ini bersifat sementara dan Anda kemungkinan besar akan memiliki daya memori tajam kembali setelah melahirkan bayi Anda.

Bagaimana Cara Menghadapi Momnesia?

Nutrisi yang dapat membantu mengurangi gejala kehilangan memori adalah seng, magnesium dan asam lemak omega-3. Lakukan diet yang kaya akan nutrisi tersebut ini akan meningkatkan daya ingat Anda selama kehamilan. Makanlah blueberry, kelapa, kenari, tomat, dan biji-bijian. Dokter telah memberikan tips dan strategi di bawah ini untuk mengatasi dan mengelola momnesia.

• Simpan barang-barang di tempat yang seharusnya. Tempatkan semua hal dalam urutan tertentu di rumah.

• Jika Anda merasa memori Anda tidak dapat diandalkan, mulailah mencatat aktivitas yang perlu atau rencanakan untuk Anda lakukan.

• Ketika Anda bertemu orang baru, Anda biasanya menanyakan namanya, tetapi kemudian melupakannya beberapa saat kemudian. Nah, Anda bisa menemukan asosiasi yang akan membantu Anda mengingat nama orang itu dengan lebih baik. Bentuk asosiasi dengan hal-hal yang sudah ada dalam memori bawaan Anda (misalnya, menghubungkan nama seseorang dengan nama bunga).

• Otak yang kurang tidur tidak pernah berfungsi dengan baik. Cobalah untuk beristirahat maksimal dan tidur setidaknya 8 jam setiap hari.

• Olahraga atau yoga dapat membantu Anda untuk terlepas dari stres. Anda dapat memiliki pikiran yang sehat dengan melakukan latihan ringan setiap hari.

• Jangan terlalu banyak bekerja. Bagikan tugas rutin sehari-hari dengan pasangan atau anggota keluarga Anda.

Beberapa faktor yang terjadi saat hamil dari dapat ditoleransi dan disembuhkan melalui obat-obatan, sementara beberapa sangat tidak bisa ditoleransi. Terimalah sebagai fase yang akan segera berlalu. Fokus pada tahap-tahap bahagia kehamilan Anda dan manfaatkan tip-tip di atas untuk menangani momnesia sehingga Anda dapat merawat tubuh hamil Anda dengan cara yang jauh lebih baik.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini