nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Nyata Jamaah Haji Bertato, Penjelasannya Bikin Merinding

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 13 April 2019 04:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 612 2042709 kisah-nyata-jamaah-haji-bertato-penjelasannya-bikin-merinding-rloxfOJb4r.jpg Ilustrasi Tato. (Foto: Reuters)

KISAH kehidupan memang terkadang layaknya cerita di sineteron. Sebut saja kisah preman pensiun, yang kemudian memutuskan untuk berangkat ke tanah suci.

Adalah Tajuddin, preman kampung berhasil pergi ke Tanah Suci dengan mempertahankan tatonya. Dirinya bahkan sangat percaya diri memakai baju ihram untuk memulai ibadah.

Haji asal Makassar ini punya banyak tato di bagian lengan tangan. Pria 63 tahun ini bertato di bagian atas tangan kirinya.

Tato jaring laba-laba dan motif tribal terlukis di lengan kanannya. Karena tato, wajahnya jadi terkesan garang dan membuat orang heran melihatnya.

Baca Juga: Potret Cantik Bripda Suci Amalia, Senyumnya Bikin Meleleh

“Orang bilang saya ini preman kampung dulunya, boleh dibilang kayak gitu. Tapi sudah lama taubat dan meninggalkan dunia kelam itu," ungkap Tajuddin beberapa waktu lalu.

Kini Tajuddin memilih untuk lebih dekat kepada sang pencipta dan memutuskan untuk pergi ke Tanah Suci bersama keluarga. Bahkan, dia sudah dua kali berangkat ke Tanah Suci, setelah sebelumnya pada 2010 dirinya menginjak Makkah dan Madinah.

Tapi, dia berangkat bukan dengan hasil "malak", seperti yang dahulu sering dilakukan. Dia dan keluarganya disibukkan dengan usaha menjual ikan. Dari usaha itulah dia bersama istri dan keluarganya bisa ke Tanah Suci.

Baca Juga: 5 Keburukan Sifat Aries yang Perlu Diketahui


Salah satu kerabat dekatnya, Jurmin, membenarkan di masa mudanya Tajuddin merupakan sosok preman yang cukup disegani.

"Tapi sekarang Allah telah menunjukkan kebesaran-Nya dengan memberikan hidayah ke Tajuddin untuk menjadi seperti sekarang ini. “Sekarang begini orangnya (lebih baik),” kata Jumrin.

Saat ini, Tajuddin dikenal sosok dan alim, lalu berhasil menjadi haji mabrur. Dia pun mempertahankan gelar hajinya dan berjiwa mulia di hadapan orang lain.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini