Menilik Serba-serbi Tato di Kehidupan Yakuza Jepang

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 13 April 2019 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 12 612 2042781 menilik-serba-serbi-tato-di-kehidupan-yakuza-jepang-tu6TMu8oru.png Seluk-beluk tato Yakuza (Foto: Kotaku)

BAGI sebagian orang mungkin tato hanyalah sebagai salah satu bentuk karya seni, atau sebagai bentuk dari salah satu wujud ekspresi diri.

Namun tidak dalam kultur di Jepang, tato dan Yakuza seringnya merupakan dua hal yang tampak tidak terpisahkan. Untuk Yakuza, tato adalah sesuatu yang spesial terutama soal kepedulian dan perhatian yang diberikan. Tato untuk Yakuza bisa digunakan untuk memberikan karakterisasi dan menyoroti hubungan sosial, baik terhadap sesama teman satu kelompok atau bahkan musuh.

 BACA JUGA : Perkenalkan si Cantik Katie Bouman, Sosok di Balik Foto Pertama Lubang Hitam

Setiap anggota geng, alias setiap yang tergabung sebagai Yakuza biasanya membuat gambr tato yang terperinci dan informatif sebagai sebuah simbolisme. Untuk soal desain, setiap tato yang tergores di tubuh seorang Yakuza, bukanlah gambar biasa karena biasanya hadir dengan masing-masing makna.

Misalnya gambar ikan koi, yang disebutkan menyimbolkan kekuatan dan keberanian. Ikan koi ini erat hubungan dengan naga, karena ada cerita legenda yang menyebutkan bahwa ikan koi berenang di Yellow River di China, kemudian melewati jeram yang dikenal sebagai ‘Dragon Gate’, lalu kemudian berubah menjadi seekor naga.

 

Kemudian gambar naga sebagai tato, atau biasa disebut motif nobori-ryu (ascending dragon) motif, motif yang begitu lazim di dunia tato Jepang. Naga sendiri adalah adalah salah satu dari empat makhluk legendaris dalam tradisi Tiongkok. Mereka diyakini dapat mengendalikan air dan menguasai laut serta udara. Naga Jepang secara tradisional memiliki tiga cakar, berbeda dengan naga Cina yang memiliki empat atau lima cakar, dan dalam genggamannya, ada bola dengan karakter bonji (sanskirt).

 

Selain naga dan ikan koi, motf harimau juga jadi salah satu motif yang lazim dimiliki sebagai tato oleh seorang yakuza. Dari segi tradisional Jepang, harimau ini disebut “tora” (虎).

Biasanya gambar tato harimau juga dilengkapi dengan gambar pelengkap lainnya, misalnya bambu dan bebatuan. Nah, bebatuan ini dikatakan melambangkan kekuatan seperti halnya bambu, yang dikenal karena ketangguhan dan kelenturannya. Legenda menyebutkan bahwa hanya harimau lah yang bisa menembus hutan dalam kegelapan.

Terlepas soal desain gambar, makna lain di dalam sebuah tato di lingkup kehidupan Yakuza jauh lebih dalam dari yang dikira loh. Contohnya, untuk membuat tato maka sang master tato dan pelanggan ada interaksi yang menarik, ada proses wawancara dahulu tato ditentukan yang mana itu harus sesuai dengan kepribadian masing-masing.

Bahkan, disebutkan ada juga beberapa tato yang sejatinya tidak terkait dengan kehidupan yakuza. Contohnya, untuk seseorang yang tumbuh besar dalam kondisi miskin sehingga dia memilih untuk memiliki gambar tato uang Jepang lama, sebagai pengingat tidak ingin menjadi miskin lagi. Demikian dihimpun Okezone dari berbagai sumber, Sabtu (13/4/2019).

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini