nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Efek Kesehatan Pasang Tato yang Jarang Diketahui

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 13 April 2019 17:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 13 481 2043022 efek-kesehatan-pasang-tato-yang-jarang-diketahui-FcLbQEDbb2.jpg Seni Tato (Foto: Pixabay)

SAAT ini Anda akan dapat dengan mudah menemukan seseorang yang memiliki tato pada bagian tubuhnya. Seni melukis tubuh yang satu ini memang telah menjadi populer di kalangan milenial zaman sekarang. Ya, tato tak hanya menjadi karya seni, melainkan telah menjadi gaya hidup masyarakat di kota-kota besar.

Meski demikian, tato ternyata memiliki beragam jenis. Setiap jenis bahkan memiliki arti tersendiri yang tersirat di dalamnya. Ada yang bertujuan untuk mengekspresikan diri, namun ada juga pertimbangan dari sisi medis yakni untuk menutupi bekas luka.

Tentu Anda penasaran bukan dengan berbagai macam jenis tato yang ada di dunia? Merangkum dari Webmd, Okezone akan membahasnya satu per satu. Yuk disimak!

Baca juga :

1.Tato Budaya

Awal mula tato terjadi karena budaya yang dimiliki oleh setiap daerah. Setiap budaya atau suku tertentu pasti memiliki jenis tato yang berbeda pula. Sebagian besar dari daerah menggunakan tato sebagai ritual atau dilakukan sebagai tanda kecantikan.

 

2. Tato Medis

Sesuai dengan namanya, beberapa orang memang membuat tato untuk menutupi bekas luka yang ada pada tubuhnya. Contohnya tato yang digunakan oleh para penderita diabetes kronis atau seseorang yang habis melakukan operasi untuk menutupi bekas luka yang ada pada bagian tubuhnya.

3.Tato Kosmetik

Zaman sekarang tato juga kerap digunakan sebagai kosmetik. Biasanya seseorang akan mentato beberapa bagian di wajahnya secara permamen untuk memudahkannya dalam merias wajah. Tak aneh jika Anda kerap mendengar istilah sulam bibir, sulam alis atau membuat rambut palsu.

4.Tato Profesional

Tato jenis ini yang paling sering digunakan oleh generasi milenial. Mereka akan datang ke seniman tato profesional dan meminta beberapa gambar sesuai dengan keinginannya. Biasanya pekerja tato profesional akan menggunakan alat modern bernama tattoo gun.

5.Tato Amatir

Jika tato profesional menggunakan alat yang biasa disebut dengan tattoo gun, maka tato amatir hanya menggunakan tinta dan dan jarum untuk membuat gambar yang diinginkan. Mereka akan menusukkan tinta dengan jarum ke dalam kulit untuk membentuk gambar yang dilukis. Tato ini kerap dilakukan dalam kondisi tidak steril dan memiliki risiko infeksi yang sangat tinggi.

Meski hasilnya terlihat sangat keren, namun ada banyak masalah yang mungkin Anda alami setelah memutuskan untuk menggunakan tato. Berikut empat bahaya yang bisa saja mengintai para pengguna tato.

1. Alergi tinta

Beberapa orang memang alergi terhadap tinta tato, meski demikian mereka tidak mengetahui hal tersebut hingga waktunya terlambat. Setelah tinta masuk ke kulit, Anda mungkin menemukan bahwa ada reaksi yang tidak enak terhadapnya.

Reaksinya bisa ringan, tetapi dalam beberapa kasus, itu bisa sangat serius. Ada laporan dari beberapa orang sengaja menghapus tatonya setelah mengalami reaksi alergi terhadap tinta tato.

2. Menyamarkan kanker kulit

Kejadian ini kerap terjadi pada orang-orang uang mentato sekujur lengan dan kaki. Masalah terbesar dalam hal ini adalah mencakup tambalan besar kulit. Tinta tato dapat menyembunyikan tahi lalat, tanda lahir atau kulit yang telah terjangkit melanoma. Dokter mengatakan siapa saja yang menginginkan tato harus membuatnya di daerah tanpa tahi lalat atau tanda lahir.

3. Mengubah cara tubuh berkeringat

Tato bisa mencegah tubuh untuk mengeluarkan keringat secara alami. Kulit bertato melepaskan 50 persen lebih sedikit keringat dibandingkan kulit yang tidak bertato. Orang dengan tato besar di tubuh mereka dapat menahan panas daripada orang normal. Tato membuat tubuh sulit mendinginkan diri setelah berolahraga.

4. Infeksi kulit

Infeksi dapat terjadi selama atau setelah menggunakan tato. Studio tato yang tidak higienis dapat menyebabkan Anda mengalami infeksi kulit serius. Jika infeksi tidak diobati dengan baik dan benar, maka bisa menyebabkan kematian. Tato yang tidak menerima perawatan yang benar juga bisa menjadi terinfeksi dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini