nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Identik dengan Perempuan, Zumba Ternyata Lahir dari Kaum Adam, Lho!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 15 April 2019 21:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 15 481 2043917 identik-dengan-perempuan-zumba-ternyata-lahir-dari-kaum-adam-lho-aOaVM0mupd.jpg Zumba ternyata diciptakan oleh laki-laki (Foto: Herfitness)

OLAHRAGA merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga kebugaran tubuh, sekaligus mengusir rasa penat dan stres yang berlebihan. Dalam perkembangannya, ternyata sudah banyak metode latihan atau olahraga jenis baru, sebut saja zumba yang mulai digandrungi oleh berbagai kalangan.

Selain karena sifat olahraga ini yang cenderung lebih menyenangkan dibanding jenis olahraga lainnya, banyak orang yang memilih zumba karena berbagai alasan kesehatan. Nah, sebelum membahas lebih lanjut tentang manfaat dan apa saja persiapan yang harus dilakukan, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu asal usul zumba.

Menurut penjelasan Sulis Sugianto selaku Zumba Education Specialist, olahraga modern ini diciptakan oleh Alberto “Beto” Perez, seorang penari pria sekaligus koreografer asal Colombia. Ia pertama kali membuat program fitness Zumba pada tahun 1990-an. Dari fakta tersebut, sebetulnya bisa ditarik kesimpulan bahwa olahraga ini sejatinya bisa diikuti oleh siapa pun, baik kaum pria maupun wanita.

Baca Juga: Insiden Bulu Mata Palsu Lita MasterChef Indonesia Copot Bikin Ngakak

Namun sayang, di Indonesia, zumba selalu diidentikkan sebagai olahraga khusus wanita, mengingat gerakannya yang lentur dan gemulai. “Tidak dapat dipungkiri bahwa orang-orang Indonesia masih menganggap bahwa olahraga ini adalah olahraga untuk wanita. Banyak pria yang enggan atau malu-malu untuk mengikuti zumba karena melihat gerakannya. Padahal gerakan itu bisa disesuaikan dengan karakter masing-masing, wong pendirinya saja seorang pria,” tutur Sulis saat ditemui Okezone di Lotte Mart Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (15/4/2019).

Menurut Sulis, ada beberapa hal penting yang harus diluruskan kepada masyarakat Indonesia, tidak hanya menyangkut gerakan zumba yang dianggap terlalu feminin, tetapi juga terkait konsep dan program zumba itu sendiri.

 

Sejak pertama kali dipopulerkan pada tahun 2011 lalu, perkembangan zumba di Indonesia terbilang pesat. Olahraga ini mulai booming di akhir tahun 2014 hingga berhasil menarik perhatian generasi milenial. Bahkan, di sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Jakarta, zumba sering mewarnai kegiatan-kegiatan perkantoran dan car free day.

Sementara untuk jenis maupun spesialisasinya, zumba terdiri dari berbagai kategori. Mulai dari zumba fitness, zumba kids untuk anak-anak, zumba gold untuk para lansia dan pemula, aqua zumba, zumba step, dan masih banyak lagi. Masing-masing memiliki fungsi dan keunikan masing-masing. Untuk para pemula, ibu hamil, atau orang yang sedang menjalani pemulihan pasca sakit, Sulis merekomendasikan mengambil kelas zumba gold.

“Zumba gold itu bukan hanya orang tua saja meski pada kenyataannya olahraga ini ideal untuk mereka yang berusia 50 tahu ke atas. Tapi untuk pemula juga bisa. Hal ini karena gerakan zumba gold lebih sederhana dan banyak pengulangan, tetapi lebih capek. Zumba gold juga bagus untuk ibu hamil dan orang yang sedang dalam masa pemulihan (pasca sakit),” terang Sulis.

Berbicara soal tren zumba di kalangan masyarakat Indonesia, Sulis mengatakan, saat ini sudah banyak pria yang sadar bahwa olahraga ini sangat menyenangkan dan ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh. Ditilik dari tingkat kesulitannya, gerakan zumba untuk kaum pria juga tidak terlalu sulit kok, bahkan bisa disesuaikan dengan karakter atau kepribadian masing-masing.

“Mengikuti kelas zumba itu intinya lebih ke fun dan nikmatin musik. Jadi untuk gerakan bisa disesuaikan dengan mood dan kepribadian kita masing-masing. Lakukanlah gerakan senyaman mungkin. Tidak harus selalu mengikuti gerakan instruktur. Contohnya saya. Gerakan saya sedikit kaku karena saya nyamannya disitu. Tapi, ada juga instruktur yang menggunakan gerakan-gerakan lentur dan gemulai,” ungkap Sulis.

Namun perlu digarisbawahi, pilihan musik yang akan dijadikan pengiring selama proses zumba berlangsung ternyata tidak boleh sembarangan. Hal ini perlu diperhatikan untuk menghindari cedera atau kecelakaan-kecelakaan kecil lainnya.

Musik menjadi salah satu komponen terpenting. Di zumba ada musik khusus yang dikenal dengan istilah Zin Song. Iramanya seperti lagu-lagu khas latin. Lalu ada musik-musik lain seperti flamenco, tango, merengue, hingga salsa. Jadi, kalau musik yang dipakai adalah merengue song, Anda tidak bisa menggunakan gerakan salsa.

“Agar tidak bosan, bisa diselipkan 1 atau 2 musik kekinian, contohnya EDM. Tapi komposisinya harus 70% dominan Zin Song. Sementara gerakannya, enggak harus sesuai plek dengan instruktur atau video. Tidak seperti aerobik yang harus sama persis. Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, di zumba bisa diubah senyaman mungkin,” timpalnya.

Lantas, apa saja manfaat kesehatan yang bisa didapatkan para pelaku zumba? Untuk menjawab pertanyaan ini, Sulis mengatakan, harus dilihat dulu seberapa rutin seseorang mengikuti kelas zumba, dan berapa lama durasi olahraga yang ia jalani.

“Gambaran sederhananya, berlatih zumba selama 30 menit itu membakar sekitar 300-400 kalori, 1 jam itu membakar 500-600 kalori, dan yang durasinya sampai 1,5 jam itu bisa membakar sekitar 800 kalori. Bisa dibilang zumba ini bisa membantu seseorang menurunkan berat badan, asal mereka juga menjaga pola makan dan mendapatkan gizi yang seimbang,” kata Sulis.

Nah, agar hasil yang didapatkan lebih maksimal, Sulis juga merekomendasikan agar olahraga ini diimbangi dengan olahraga lainnya seperti cardio dan fitness. Tujuannya agar otor di dalam tubuh menjadi lebih fleksibel. Bahkan, secara tidak langsung kombinasi olahraga ini membentuk otot kaki dan tangan karena setiap gerakan akan membuat tubuh bergoyang.

Baca Juga: Tak Hanya Lihai Memasak, 5 Chef Ini Terlihat Seksi dengan Tato di Tubuhnya

“Intinya coba ikuti dulu dengan gerakan sendiri atau style sendiri. Pilihlah gerakan yang nyaman dan jadi diri sendiri. Dijamin ampuh hilangkan stress, karena zumba ini untuk happy dan fun. Paling pas dilakukan dipagi hari saat tubuh masih segar, atau sore hari sepulang kantor untuk melepas penat,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini