nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perbaiki Notre Dame, Pemilik Gucci dan Louis Vuitton Sumbang Dana Total Rp4,7 Triliun

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 20:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 16 406 2044364 perbaiki-notre-dame-pemilik-gucci-dan-louis-vuitton-sumbang-dana-total-rp4-7-triliun-Fi02B4i9es.jpg Notre Dame. (Foto: Reuters)

SALAH satu bangunan bersejarah di Paris, Prancis, Notre Dame mengalami catatan kelam. Pasalnya, bangunan bersejarah terkenal yang menjadi simbol bangunan ikonik tersebut dilalap si jago merah.

Akibatnya, atap dan puncak menara pun hangus tidak bersisa. Peristiwa kebakaran ini otomatis membuat bangunan berarsitektur klasik nan megah, penuh sejarah tersebut rusak.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pun berjanji segera membangun gereja Katedral Notre Dame. Dia pun mendapatkan bantuan dana dari dua orang sosok miliuner untuk membangun Notre Dame.

Baca Juga: Tampilan Seksi Gisella Anastasia yang Bikin Gagal Fokus!


gereja katedral

Sebagaimana diwarta Newser, Selasa (16/4/2019), salah satu miliuner tersebut adalah suami dari aktris Hollywood terkenal, Salma Hayek, Francois-Henri Pinault, yang merupakan chairman sekaligus CEO dari Kering Group, yang menaungi brand-brand mewah ternama dunia seperti Gucci dan Yves Saint Laurent.

Francois dikabarkan memberikan donasi sebesar USD113juta atau sekira Rp1,5 tiliun untuk biaya pembangunan kembali (rebuild) Katedral Notre Dame.

Seakan tidak mau kalah, Bernard Arnault, kepala dari grup LVMH (Louis Vuitton), saingan dari Gucci dan YSL juga menyumbang 200 juta Euro atau sekira Rp3,1 triliun.

Baca Juga: Kisah Duka Nurul, Meninggal Setelah Melahirkan Gara-Gara Preeklampsia

nytimes

Dengan demikian, total dana donasi yang terkumpul dari dua orang dermawan ini sudah mencapai nominal USD339juta atau sekira Rp4,7 triliun seperti laporan AP.

Saat ini, salah satu badan yayasan Prancis, Fondation de Patrimoine juga berencana meluncurkan program penggalangan dana internasional, terkait program rekonstruksi kembali salah satu bangunan landmark di Prancis tersebut.

Memang, sampai saat ini belum juga diketahui apa penyebab kebakaran tersebut. Beberapa sumber menegaskan kalau kejadian ini tidak memakan korban jiwa dan penanganan dari pemadam kebakaran setempat pun sampai detik ini masih terus berupaya untuk memadamkan api.

Bagunan yang merupakan gereja Katolik ini dibangun di sebuah pulau kecil bernama Île de la Cité, di tengah-tengah Seine. Konstruksi dimulai pada 1163, pada masa pemerintahan Raja Louis VII, dan selesai pada 1345. Ini dianggap sebagai permata arsitektur Gothic abad pertengahan.

Notre Dame tua sendiri sempat rusak dan terabaikan pada 1790-an selama Revolusi Perancis. Novel Victor Hugo di tahun 1831, "Notre-Dame de Paris," diterbitkan dalam bahasa Inggris sebagai "Si Bongkok dari Notre Dame," menginformasikan pembaca tentang kondisi bangunan tua tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini