nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Video Pria Ngamuk di Tol, Psikolog: Orang yang Salah Bisa Lebih Emosional

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 14:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 16 612 2044185 viral-video-pria-ngamuk-di-tol-psikolog-orang-yang-salah-bisa-lebih-emosional-tpM0S5HLSl.jpg Orang salah menjadi lebih emosional? (Foto:Ilustrasi/Ist)

SEBUAH video tengah viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang pria yang marah-marah kepada salah satu pengendara mobil saat berada di tengah kemacetan. Bahkan sang pria sampai menggedor-gedor kaca mobil dan menaiki kap mobil. Sementara itu, pengemudi mobil yang menjadi tempat luapan emosi hanya berdiam di dalam sambil memvideokan peristiwa tersebut.

Berdasarkan penelusuran Okezone, kejadian tersebut terjadi pada Senin, 15 April 2019 kemarin di ruas jalan tol dekat Pancoran, Jakarta. Melalui akun Instagram pribadinya, pengemudi yang berada di dalam mobil bernama Ridho Laksamana menjelaskan kronologi peristiwa. Menurut keterangan yang ditulisnya, pria yang menggedor kaca dan menaiki kap mobilnya marah-marah lantaran tidak diberikan jalan oleh Ridho yang berada di jalur 1.

Ketika itu, mobil pria yang marah-marah berada di bahu jalan dan kondisi jalan tol macet parah. Hal itu lantas membuat mobil pria tersebut ditilang oleh petugas yang berjaga. Sementara Ridho terus mengemudikan mobilnya sesuai jalur. Namun tak berapa lama mobilnya dikejar oleh mobil pria yang marah-marah dan disiram air. Lalu mobil Ridho dicegat dan sang pria keluar dari mobil lalu mulai menggedor-gedor kaca dan menaiki kap mobil sambil marah-marah.

Baca Juga:

Kisah Duka Nurul, Meninggal Setelah Melahirkan Gara-Gara Preeklampsia

Meme-Meme Master Chef Indonesia yang Bikin Ngakak, Chef Juna Jadi Bulan-Bulanan

Dari kejadian tersebut, sebagian besar dari Anda mungkin pernah melihat atau mengalami langsung dimana dua atau lebih pengemudi kendaraan terlibat cekcok di tengah jalan. Beberapa waktu belakangan, peristiwa serupa juga kerap viral. Apakah memang sekarang ini orang menjadi lebih mudah tersulut emosinya?

Menurut psikolog klinis dewasa, Arrundina Puspita Dewi, M.Psi, semuanya itu kembali ke pribadi masing-masing. Ada orang yang memang reaktif dan susah mengendalikan emosinya. Tapi ada pula yang lebih sabar dalam menghadapi situasi tertentu. Pada orang yang reaktif, mereka biasanya langsung mengekspresikan emosinya saat berhadapan dengan situasi yang menggugah emosi.

“Emosi di sini bukan cuma marah saja. Senang, sedih juga biasanya seperti itu. Memang ada orang-orang yang punya tipe kepribadian seperti ini,” jelas Arrundina saat dihubungi melalui pesan singkat.

Selain itu, bila ditelaah lebih lanjut dari penjelasan Ridho, pria yang marah-marah tersebut bisa dikatakan melakukan kesalahan karena mengambil jalur bahu jalan. Seperti yang diketahui, bahu jalan seharusnya diperuntukkan untuk keadaan darurat. Arrundina menjelaskan, orang yang melakukan kesalahan memang bisa lebih emosional. Hal ini dikarenakan dirinya merasa tersudutkan dengan kesalahan yang dilakukan.

Perilaku marah-marah seperti yang dilakukan oleh pria tersebut merupakan bentuk upaya untuk melindungi diri. Terlebih jika seseorang yang melakukan kesalahan berhadapan dengan orang lain yang punya ‘kekuatan’ lebih lemah darinya. Maka mereka yang salah bisa menjadi lebih ngotot.

“Ini juga dilakukan sebagai bentuk ekspresi dari rasa frustrasi karena hukuman yang didapat dari kesalahannya. Jadi dia menyerang orang lain untuk menunjukkan power-nya,” tutur Arrundina.

Sementara itu, pilihan sikap Ridho untuk berdiam diri di dalam mobil disetujui oleh Arrundina. Dirinya mengatakan saat dalam situasi tersebut pilihan terbaik memang diam saja untuk melindungi diri. sebab apabila keluar dari mobil dan berhadapan dengan orang yang emosinya tidak terkontrol malah bisa membahayakan diri sendiri.

“Tapi kalau sampai orang yang marah-marah itu sampai melakukan tindak berbahaya seperti memecahkan kaca mobil dan lainnya, sebaiknya hubungi pihak berwajib untuk mendapatkan perlindungan,” pungkas Arrundina.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini