nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Maraknya Taruhan saat Pemilu, Ini Penjelasannya dalam Pandangan Islam

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 16:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 16 612 2044202 maraknya-taruhan-saat-pemilu-ini-penjelasannya-dalam-pandangan-islam-4MjDTFQ9jw.jpg Taruhan dalam pandangan islam (Foto: Instagram)

PERJUDIAN adalah permaian di mana dua atau lebih pemain bertaruh untuk memilih satu diatara beberapa pilihan, di mana hanya satu pilihan saja yang akan di pilih sebagai jawaban yang dianggap paling benar menurut pribadi masing-masing. Seseorang yang kalah dalam taruhan akan memberikan hadiah dari hasil taruhan tersebut kepada pemain yang memenangkannya, sesuai yang sudah disepakati sebelumnya.

Perjudian atau taruhan juga sering terjadi di dalam pemilihan Presiden. Karena pemilihan Presiden diibaratkan seperti sebuah kompetisi, dimana dua calon Presiden akan merebutkan posisi menjadi orang nomor satu di negara Indonesia ini.

Tidak jarang hal ini menyebabkan banyak pendukung dari calon Presiden tersebut melakukan taruhan, karena mereka yakin calon Presiden yang mereka pilih akan memenangkannya. Biasanya taruhan tersebut akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit sehingga akan merugikan bagi pihak yang kalah dalam melakukan taruhan.

BACA JUGA : 5 Pesona Polwan Cantik Vani Simbolon, Siap Bikin Adem Pemilu 2019

Namun taruhan itu sendiri hukumnya haram dalam Islam, dan taruhan dalam Pemilihan Presiden juga menjadi salah satu yang diharamkan tersebut. Seperti yang tertera di dalam QS. Al Maidah ayat 90.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Yaa ayyuhalladziina aamanuu innamal khamru wal maisiru wal anshaabu wal azlaamu rijsum min 'amalisy syaithaani fajtanibuuhu la'allakum tuflihhuun

Artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

“Kalau di dalam Al-quran dalilnya sudah jelas ya kalo taruhan itu diharamkan, karena dapat mendekatkan pada permusuhan, dan juga pasti ada salah satu pihak yang dirugikan. Jadi lebih baik kita menjauhkan dan menghindarkan kerusakan itu jauh lebih penting dibandingkan membuat kemaksiatan, dimana judi atau taruhan termasuk bagian dari kemaksiatan” jelas Kiyai Ahmad Ikrom saat di wawancarai Okezone, Selasa (16/4/2019).

 BACA JUGA : Makan Cokelat Kebanyakan Bikin Jerawatan?

Kompetisi Pemilihan Presiden itu juga sudah mendekati permusuhan maka jangan pernah bumbui Pilpres tersebut dengan taruhan atau judi. “Karena dalam QS. Al Maidah ayat 91 menjelaskan bahwa ‘Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).’” ungkapnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini