nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akibat Fatal Menahan Bersin, Pria Ini Nyaris Sekarat

Nur Anisa Putri, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 17:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 17 481 2044667 akibat-fatal-menahan-bersin-pria-ini-nyaris-sekarat-FXlkrimqSG.jpg Akibat fatal bersin (Foto: Medical Xpress)

SEORANG pria dilarikan ke rumah sakit setelah muncul lubang di bagian belakang tenggorokannya ketika ia mencoba untuk menahan bersin dengan menutup mulutnya dan menjepit hidungnya. Pria berusia 34 tahun itu telah menghabiskan waktunya di rumah sakit selama seminggu, yang membuatnya hampir tidak bisa berbicara atau menelan setelah bersin.

Tetapi para ahli mengatakan pria itu, yang belum diidentifikasi, beruntung tidak mengalami cedera yang lebih buruk, dan mereka memperingatkan kalau menjepit hidung dan menutup mulut ketika Anda bersin mungkin memang terlihat sopan dan dianggap paling hygenis untuk dilakukan, tetapi nyatanya itu terbukti berbahaya.

 BACA JUGA : Hati-Hati, Caleg-Caleg Cantik Ini Bikin Kamu Gagal Fokus Pas Nyoblos

Kasus yang tidak biasa ini dibahas dalam Laporan Kasus BMJ, oleh spesialis telinga, hidung dan tenggorokan di Rumah Sakit Universitas Leicester NHS Trust. Mereka memperingatkan bahwa menghentikan bersin dengan lubang hidung dan mulut yang ditutup adalah cara yang berbahaya, dan harus dihindari.

"Ini dapat menyebabkan banyak komplikasi, seperti pseudomediastinum (udara terperangkap di dada antara kedua paru-paru), perforasi membran timpani (gendang telinga berlubang), dan bahkan pecahnya aneurisma otak (membengkaknya pembuluh darah di otak),” jelas para spesialis, dikutip dari thesun, Rabu (17/4/2019).

 

Pasien memiliki kondisi yang sehat dan baik sebelum dilarikan ke A&E ( Accident & Emergency). Ia mengeluh kalau ia merasa sangat sulit untuk menelan, dan hampir tidak bisa berbicara. Pria tersebut menjelaskan apa yang ia rasakan saat muncul lubang di lehernya yang bengkak setelah ia mencoba untuk menghentikan bersin dengan menjepit hidung dan menahan mulutnya.

Dokter memeriksa pria itu, dan terasa jantung berdetak kencang dari lehernya sampai ke tulang rusuknya Itu adalah pertanda bahwa gelembung udara telah menemukan jalan masuk ke jaringan yang dalam dan otot-otot dada. Setelah melakukan CT scan, spesialis menemukan bahwa lelaki itu telah menghancurkan tekaknya atau bagian yang lembut dari langit-langit mulut belakang (tempat saraf perasa).

 BACA JUGA : Jari Masih Ungu karena Tinta Pemilu, Wudhu Sah Gak Ya?

Karena dirinya beresiko mengalami komplikasi serius, pria itu dirawat di rumah sakit tempat dimana diharuskan makan melalui tabung dan diberi antibiotik sampai pembengkakan dan rasa sakit mereda.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini