nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mandi Sekali Sehari Bikin Tubuh Makin Sehat, Ini Buktinya

krjogja.com, Jurnalis · Kamis 18 April 2019 08:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 17 481 2044847 mandi-sekali-sehari-bikin-tubuh-makin-sehat-ini-buktinya-gbRLagpywm.jpg Mandi sekali sehari ternyata bikin sehat (Foto: Beautyhacked)

TIDAK ada penelitian resmi untuk seberapa sering seharusnya orang mandi, tetapi orang-orang di seluruh dunia baik di negara-negara seperti India, AS, Spanyol dan Meksiko semua mandi sekali sehari (baik dengan sabun atau tanpa), menurut Euromonitor International.

Di saluran AskAnAmerican, beberapa komentator top di AS mengatakan mereka mandi hingga dua kali sehari, tergantung pada seberapa sering mereka berolahraga. Dan di Brasil, di mana suhu melebihi 100 derajat saat musim panas, beberapa orang bisa mandi lebih dari 11 kali setiap minggu, menurut Euromonitor.

Baca juga : Kisah Uno Dinikahi Pria Jerman: Tanpa Kata, Tanpa Suara, Aku Memahaminya

American Academy of Dermatology memberikan saran kepada orang tua tentang seberapa sering mereka harus memandkan anaknya, berdasarkan seberapa kotor dan bau yang mereka dapatkan. Jika mereka tidak terlalu kotor, mereka merekomendasi mandi setidaknya sekali atau dua kali seminggu untuk anak-anak dengan usia antara 6 dan 11 tahun. Sistem kekebalan mereka yang sedang berkembang membutuhkan organisme seperti bakteri dan virus dalam dosis kecil agar dapat tumbuh kuat.

Tapi begitu kita mencapai usia 12, pedoman mandi tersebut mulai berubah. AAD tampaknya berasumsi bahwa hampir semua orang berusaha untuk menghilangkan bau yan terdapat pada tubuh saat remaja, dan memiliki rutinitas untuk mandi lebih dari 2 kali pada saat mereka mencapai pubertas.

Sebenarnya, kita mungkin tidak perlu mandi sebanyak itu karena mandi dapat menghilangkan kelembapan kulit. Sabun yang digunakan untuk mandi dibuat untuk menarik kotoran dan minyak dari kulit. Karena zat dalam sabun merupakan kombinasi antara lemak atau minyak ditambah zat alkali yang larut dalam air (seperti garam atau soda kue). Kedua ujung molekul sabun bekerja sama untuk menarik lemak dan minyak dari kulit ke dalam air.

 

Shampo juga menghilangkan minyak esensial (disebut sebum) dari rambut, itulah sebabnya sebagian besar ahli rambut setuju bahwa Anda harus membersihkan surai rambut paling banyak setiap dua hingga tiga hari sekali.

Saat kehilangan minyak alami dikombinasikan dengan menggosok keras bagian tubuh dan membasuh menggunakan air mendidih, bisa membuat kulit Anda menjadi kering. Ini juga berlaku saat musim dingin, ketika udara menjadi lebih kering.

Kerusakan kulit akibat mandi tidak berhenti ketika Anda selesai mandi, menurut David Leffell, penulis "Total Skin: The Definitive Guide to Whole Skin Care For Life" dan kepala bedah dermatologis di Yale School of Medicine. Leffell mengatakan kepada Business Insider bahwa ketika seorang keluar dari kamar mandi dan mengeringkan badannya dengan handuk, kelembapan yang tersisa di permukaan kulit mereka akan benar-benar hilang.

BACA JUGA :   Gaya Polwan Cantik Fitrya Wijayanty yang Bikin Pemilu Makin Adem

Dengan kata lain, lapisan kelembapan ditarik dari kulit Anda saat Anda keluar dari kamar mandi, kata Leffell. Sayangnya bagi mereka yang suka mandi air panas, semakin panas airnya, semakin buruk fenomena penghisapan kelembapan ini, karena air hangat menguap sehingga mengangkat kelembapan kulit bahkan lebih cepat daripada dingin.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini