nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awas Ladies, Pil KB dan Secangkir Kopi Bisa Turunkan Gairah Seks!

Nur Anisa Putri, Jurnalis · Jum'at 19 April 2019 00:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 18 485 2045161 awas-ladies-pil-kb-dan-secangkir-kopi-bisa-turunkan-gairah-seks-4nnioNKbBm.jpg Ilustrasi (Foto: Mirror)

Bukan rahasia lagi bahwa wanita memiliki banyak hal yang rumit, salah satunya dalam hal seks. Hormon mereka bisa menjadi sangat kompleks dan emosi mereka juga bisa mempengaruhi dorongan seks. Dorongan seks tidak selalu mengarah pada biologi, faktor-faktor lain tentu saja berperan. Penyebab lain dari libido rendah pada wanita dapat termasuk kelelahan, citra tubuh yang buruk, hubungan pasangan yang tegang, dan depresi.

Ironisnya, bahkan alat kontrasepsi dapat membunuh libido Anda. Di sisi lain, hubungan baru, malam romantis, atau bahkan bertambahnya berat badan dapat memicu hasrat seksual. Melansir shape, Jumat (19/4/2019), mari kita simak 5 hal yang bisa menurunkan libido para wanita.

1. Pil KB atau obat-obatan lainnya

Obat apa pun yang Anda gunakan mulai dari obat jerawat , obat flu hingga pil KB dapat membunuh gairah seks Anda. Informasi mengenai efek samping dalam obat pil KB akan memberi tahu Anda bahwa kontrasepsi oral dapat menyebabkan bertambahnya berat badan dan nyeri payudara, mual, perubahan suasana hati, pusing, dan dorongan seks yang lebih rendah.

Namun penelitian lain ditemukan oleh Dr. Anne R. Davis, M.D., MPH, asisten profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Columbia University Medical Center di New York. Ia mengatakan, ketika wanita minum pil, tiga hal bisa terjadi: libido mereka bisa naik, libido mereka bisa tetap sama, atau libido mereka bisa turun.

Pil KB

2. Perasaan campur aduk

Davis berpendapat bahwa emosi memainkan peran besar dalam libido Anda. Ia menjelaskan kalau masalah mood dan pasangan, lebih penting daripada perubahan kecil dalam testosteron Anda dari pil. Banyak wanita lebih mudah untuk menyalahkan alat kontrasepsi mereka daripada memeriksa faktor-faktor emosional yang dapat mempengaruhi dorongan seksual mereka.

"Jika seorang wanita sedang tidak berada dalam konteks yang membuat mereka merasakan hal seksual, maka terkadang sangat sulit bagi mereka untuk merasa tertarik pada seks,” jelasnya.

3. Secangkir Kopi

Pakar seks Kat Van Kirk, Ph.D., mengatakan kalau terlalu minum banyak kopi dapat membuat libido Anda menurun dan malas untuk memikirkan seks.

"Kafein dari satu atau dua cangkir kopi sehari memang dapat memberi Anda sedikit energi, tetapi konsumsi berlebihan kafein secara teratur dapat menyebabkan masalah di ranjang, terlalu banyak kafein menyebabkan kelenjar adrenal Anda berfungsi berlebihan dan melepaskan hormon stres di otak Anda yang dapat menghambat hasrat dan fungsi seksual," ujarnya.

kopi

4. Membuat diri sendiri merasa jatuh

Cara Anda menilai diri sendiri, membandingkan tubuh Anda dengan orang lain, dan sering memeriksa (hingga detail tak terbatas) bagaimana penampilan Anda, dapat menyebabkan Anda kehilangan minat pada seks. Dr. Kirk menjelaskan bahwa kebutuhan seks dapat dipengaruhi oleh bagaimana Anda melihat diri Anda sendiri. Banyak wanita yang terjebak dengan penilaian bagaimana akan terlihat dan bertindak selama seks, sehingga Anda tidak bisa orgasme atau menikmati momen intim tersebut.

"Tidak hanya citra tubuh yang buruk ini dapat meredam keinginan Anda, tetapi juga dapat membuat Anda enggan berhubungan seks di waktu nanti," ujar Dr. Kirk.

5. Aroma pasangan Anda

Ketika pertama kali mulai berkencan, Anda mungkin suka dengan aroma tubuhnya, apalagi ketika Anda mengenakan pakaiannya. Kenapa? karena itu adalah indera terkuat yang berkaitan dengan ingatan, aroma-aroma penuh cinta itu menghubungkan Anda dengan pasangan dan mengingatkan Anda akan saat-saat bahagia yang membuat jatuh cinta. Tetapi setelah berkencan lalu menikah dan memiliki hubungan jangka panjang, apa yang pernah membuat Anda tertarik sebelumnya, bisa mematikan libido Anda.

“Seiring bertambahnya usia, indera penciuman kita tidak hanya menurun tetapi feromon juga bisa berubah. Ini berarti bahwa kita mungkin pada akhirnya tidak hanya memiliki sedikit minat dalam seks tetapi secara teori, tidak tertarik pada pasangan kita seperti dulu." Tutur Dr. Kirk.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini