nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Rooting Reflex Pada Bayi, Apa Itu?

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Jum'at 19 April 2019 09:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 19 196 2045472 mengenal-rooting-reflex-pada-bayi-apa-itu-cKmOoilmPY.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SAAT memeluk atau mengendong bayi, Anda mungkin pernah melihat si kecil menunjukkan refleks tubuh. Ini merupakan gerakan spontan yang dilakukan bayi yang baru lahir. Salah satu refleks pada bayi, yaitu rooting reflex.

Apa sih rooting reflex pada bayi dan kapan si kecil menunjukkan refleks ini? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan di bawah ini.

Rooting reflex adalah satu jenis dari sekian banyak refleks yang terjadi pada bayi. Gerakan tubuh bayi ini ditandai dengan bayi membuka mulut ketika Anda menyentuh bagian kulit di sekitar mulut dan pipi. Selain itu bayi juga akan berusaha mendapatkan jari tangan Anda ke mulut dengan menggerakan kepalanya.

Baca Juga: Menantu Jokowi, Selvi Ananda Pakai Selop Mahal saat Nyoblos, Berapa Harganya?

Refleks pada bayi ini bukan gerakan yang tidak mengandung arti. Ini merupakan transisi bayi baru lahir supaya dapat beradaptasi dan bertahan hidup di lingkungan baru. Rooting reflex ini juga membuat bayi mampu menemukan payudara atau botol susu untuk mulai menyusui.

Rooting reflex pada bayi berbeda dengan sucking reflex atau refleks mengisap. Rooting reflex terjadi lebih dahulu untuk membantu bayi menemukan payudara atau dot pada botol susu.

Sementara, sucking reflex akan muncul setelahnya untuk membantu bayi mengisap puting atau dot untuk mendapatkan ASI maupun susu. Meski berbeda, tujuan kedua refleks ini sama, yaitu membantu bayi untuk mendapatkan makanan.

Baca Juga: Mengunjungi Tempat Yesus Disalib, Wafat, Dikubur dan Dibangkitkan

Sebenarnya, berbagai jenis refleks sudah dimiliki oleh bayi selama di dalam kandungan, termasuk rooting reflex. Namun, akan terlihat jelas setelah ia dilahirkan ke dunia. Jadi, pada beberapa bulan pertama, beberapa bayi sudah bisa menunjukkan refleks untuk membuka mulut ketika tangan Anda menyentuh kulit di dekat bibir.

Dalam tiga minggu ke depan, sebagian besar bayi sudah bisa memalingkan kepala dan menggerakkan kepalanya untuk memasukkan tangan Anda ke mulut mereka. Pada usia 4 bulan, refleks ini akan hilang sebab bayi sudah bisa mendapatkan puting susu atau dot botol tanpa kesulitan lagi mencari-carinya.

Namun, tidak semua rooting reflex pada bayi akan ditunjukkan di waktu yang sama pada umumnya. Contohnya, pada bayi prematur. Bayi yang lahir lebih awal ini mungkin akan menunjukkan rooting reflex pada usia 28 hingga 30 minggu. Jangan khawatir, meski lebih lambat mengembang rooting reflex, sebagian besar bayi sudah bisa mengembangkan sucking reflex.

Nah, untuk memudahkan si kecil menyusui, Anda perlu mengarahkan puting susu atau botol susu langsung ke mulutnya. Lakukan secara perlahan, sampai bayi dapat menemukan puting atau dot botol dengan sendirinya.

Bagi bayi prematur yang mendapatkan makanan melalui intravena (selang makanan), minta dokter untuk membantu Anda membuat rencana memberi makan bayi sendiri di rumah.

Refleks pada bayi seperti rooting reflex dikuasai dalam waktu yang berbeda-beda. Jika Anda atau bayi terlihat mengalami kesulitan, jangan ragu untuk konsultasi pada dokter. Terutama jika Anda khawatir jika si kecil kekurangan cukup makanan pada beberapa hari pertama karena lambat menguasai refleks.

Untuk mengetahui terpenuhinya kebutuhan ASI di kecil setelah ia dilahirkan, Anda bisa mengeceknya dengan memerhatikan popok bayi. Bayi usia 3 hari yang menyusui dengan baik, biasanya akan menghabiskan 3 popok per hari. Kemudian, jumlah popoknya akan bertambah pada hari ke lima.

1
2

Berita Terkait

Agregasi Hellosehat

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini