nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Samarkan Stretch Mark dengan Tato, Perempuan Ini Habiskan Rp12 Juta

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 19 April 2019 11:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 19 611 2045481 samarkan-stretch-mark-dengan-tato-perempuan-ini-habiskan-rp12-juta-Zb7T5tIwUC.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MEMILIKI stretch mark di tubuh terkadang membuat perempuan merasa malu. Terlebih jika stretch mark itu didapatkan sebelum menikah.

Oleh karenanya, tak sedikit perempuan yang berusaha untuk menghilangkan bekas tersebut walaupun harus menjalani perawatan yang biayanya mahal. Langkah inilah yang diambil oleh Jordanna Cobella.

Perempuan berusia 27 tahun itu mengaku menghabiskan masa mudanya dengan tidak percaya diri karena memiliki stretch mark. Meskipun sudah mencoba berbagai krim, minyak, dan obat, cara itu tidak berhasil. Bahkan Jordanna telah berkonsultasi dengan dokter bedah namun jawaban yang ia dapatkan tidak memuaskan.

Baca Juga: Menantu Jokowi, Selvi Ananda Pakai Selop Mahal saat Nyoblos, Berapa Harganya?

Dia pun mendapatkan tawaran dari spesialis make up permanen dan semi permanen, Nicole Zysk untuk menghilangkan stretch mark dengan cara yang tak biasa. Jordanna diberikan kesempatan untuk mencoba melakukan tato medis dan kamuflase bekas luka.

Metode terbaru itu dipercaya dapat menghilangkan semua bekas luka stretch mark karena membuat kulit lebih kencang. Selain itu, kulit juga menjadi lebih halus ketika disentuh.

"Saya menggunakan metode yang disebut tato kering dimana jarum mikro kecil menembus lapisan atas kulit yaitu dermis dan kemudian pigmen didorong masuk. Metode perawatan ini mempromosikan kolagen dan pigmen alami untuk kembali serta menambahkan pigmen ke area yang cocok dengan warna kulit sehingga mempercepat hasilnya,” jelas Nicole seperti yang Okezone kutip dari The Sun.

Baca Juga: Mengunjungi Tempat Yesus Disalib, Wafat, Dikubur dan Dibangkitkan

Sementara itu, Jordanna memiliki stretch mark bukan karena dirinya kelebihan berat badan. Dia mewariskannya dari sang ayah. Tubuhnya memiliki stretch mark yang cukup banyak, kira-kira 30%. Semuanya berada di daerah pinggang hingga bokong.

Lantaran memiliki stretch mark, perempuan asal London itu enggan memakai bikini karena merasa malu. Tak hanya itu, saat bercinta dengan pasangannya, Jordanna memilih untuk melakukan kegiatan itu di ruangan yang gelap.

Dia menjalani perawatan tato medis dan kamuflase bekas luka sebanyak dua kali. Meskipun sempat merasa khawatir dan kesakitan, Jordanna mengaku puas dengan hasil yang diterimanya. Dirinya juga menjadi lebih percaya diri karena tubuhnya hampir terlihat mulus.

“Saya tidak bisa mempercayai perbedaannya, tidak hanya tampilannya yang jauh lebih baik, tetapi juga benar-benar mulus. Ketika pertama kali melakukan perawatan, itu memang terasa menyakitkan tapi proses penyembuhannya tergolong cepat. Hasilnya juga sangat luar biasa untuk kepercayaan diri saya,” tutur Jordanna.

Sekarang, Jordanna merasa tidak perlu malu lagi saat mengenakan bikini di pantai atau bercinta dengan pencahayaan yang terang. Tak menutup kemungkinan dirinya akan melakukan metode perawatan itu lagi untuk menyamarkan stretch mark yang dimiliki.

Satu kali perawatan bisa bertahan hingga 24 bulan dan memakan biaya 650 poundsterling atau setara dengan Rp11,8 juta. Walaupun terbilang mahal, tapi bila hasilnya memuaskan mengapa tidak?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini