nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sosok Anna Mareta, Kartini Muda yang Pimpin Perusahaan Multinasional di Bidang Pemasaran Mobile

Harisah Chamil, Jurnalis · Minggu 21 April 2019 19:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 21 196 2046170 sosok-anna-mareta-kartini-muda-yang-pimpin-perusahaan-multinasional-di-bidang-pemasaran-mobile-KCYQuBSdo7.jpg Regional Manager YOUAPPI Asia Tenggara (Foto: Ist)

TATAPAN mata perempuan itu menyapu ruang kelas sekolah dasar di hampir seluruh Indonesia. Foto Raden Ajeng Kartini terpampang di dinding kelas, mengingatkan siswa-siswi akan jasanya bagi Indonesia.

Karena perjuangannya untuk kaum wanita, setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini, seorang perempuan kelahiran Jepara yang karyanya berupa kumpulan surat dibukukan dalam judul Habis Gelap Terbitlah Terang mendunia.

Perjuangan RA Kartini tidak terhenti begitu saja. Kartini tidak mati. Dia menjelma menjadi perempuan-perempuan muda dengan tantangan yang berbeda.

Kalau saja ibu Raden Adjeng Kartini masih ada hari ini, saat ulangtahunnya dirayakan setiap tanggal 21 April, beliau mungkin akan bangga dengan Anna Mareta (33) seorang Regional Manager YOUAPPI Asia Tenggara, platform kelas dunia terpercaya yang membantu berbagai merek dan pembuat aplikasi mengembangkan bisnis mobile mereka.

Baca juga:

Puncak karier ibu 2 anak ini tidak selalu mulus saat dijalani. Namun karena kegigihan dan kerja keras, pemain catur handal ini bisa melewati masa-masa sulit dengan berbagai pengalaman.

“ Saya kuliah di Teknologi Komputer di Bandung, pernah bekerja di perusahaan IT, Travel, event organizer dan bisnis e commerce. Dan saya diberi kesempatan untuk mengembangkan YOUAPPI oleh pendirinya, Moshe Vaknin,” katanya saat di wawancarai oleh Okezone.com, belum lama ini.

Wanita 33 tahun ini mengatakan, di YOUAPPI, Anna mengelola berbagai klien besar seperti GOJEK, Bluebird dan Bukalapak.

“YOUAPPI adalah sebuah perusahaan yang luarbiasa yang memiliki visi peluang kerja setara. CEO dan pendirinya, Moshe Vaknin, memberikan kepercayaan penuh pada saya dan saat ini saya bekerja dengan jajaran puncak manajemen, klien dan investor. YOUAPPI memungkinkan dan mengajarkan saya berpikir dan berkomunikasi sebagai CEO.” beber Anna yang hobi menyanyi ini.

Kata Moshe Vaknin, CEO dan pendiri YOUAPPI, “Dengan wilayah Asia Tenggara sebagai salah satu pasar dunia YOUAPPI yang terkuat dalam hal jumlah pemakai, saya sangat bersemangat dengan pekerjaan Anna, dan karena itu pula kami mengembangkan jumlah timnya agar lebih mendukung pasar penting ini untuk YOUAPPI. Kami mulai di tahun 2016 dengan berkomitmen pada Asia dan setelah membukukan pertumbuhan 700% di tahun berikutnya, kami mendukung komitmen kami sendiri untuk menginvestasikan kembali laba di wilayah Asia Tenggara untuk mengembangkan tim kami.”

Beruntungnya, Anna memiliki CEO yang memberikan kebebasan untuk memimpin dengan caranya sendiri. Vaknin juga mendidik Anna untuk lebih percaya diri. Keberhasilan Anna pun terpampang nyata, karena pertumbuhan perusahaan yang ia pimpin semakin berkembang. Tak heran YOUAPPI sudah memiliki kantor perwakilan di Singapura, Vietnam dan Thailand.

Menurut wanita yang gemar naik ojek ke kantor setiap harinya, dia melihat adanya kesempatan luas berkarir bagi para profesional wanita di Indonesia, khususnya di YOUAPPI.

“Sebagai wanita yang bekerja di dunia yang sebagian besar dijalankan pria, saya merasa wanita seharusnya mendapatkan pengaruh yang sejajar atau bahkan lebih daripada saat ini karena kita sungguh bekerja keras dan dengan hati,” kata wanita yang miliki darah Padang-Jawa.

Kesibukan Anna sebagai Regional Manager YOUAPPI Asia Tenggara ini, tentunya tidak serta merta melupakan kewajibannya sebagai istri dan ibu 2 anak. Sang suami pun support dengan karier Anna.

“Saya melakukan perjalanan minimal dua kali dalam sebulan dan sering tidak ada di rumah. Tetapi, saya tetap punya komitmen untuk selalu memasak dan makan malam dengan keluarganya di setiap kesempatan. Saya setiap hari pasti video call anak-anak saya, atau pas ada waktu senggang saya tengok anak-anak di apartemen, lalu balik ke kantor,” bebernya.

Pesan Anna di hari Kartini ini adalah tidak ada mimpi ketinggian, semuanya mungkin untuk diwujudkan asal niat dan kerja keras. Anna pun yakin bahwa wanita Indonesia punya kemampuan untuk mengubah impiannya menjadi nyata.

“Impian saya bisa memiliki perusahaan sendiri yang bermanfaat untuk masyarakat, dan dalam semangat Kartini, tentu saja usaha yang bermanfaat untuk kaum wanita,” pungkasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini