nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

9 Perubahan Super Aneh Pada Vagina saat Hamil, Nomor 6 Bikin Takut

Ninis Putri Harahap, Jurnalis · Senin 22 April 2019 02:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 21 485 2046125 9-perubahan-super-aneh-pada-vagina-saat-hamil-nomor-6-bikin-takut-y21fGaOkuC.png Miss V (Foto: Buzzfeed)

MULAI dari perubahan warna, rasa gairah meningkat, dan aroma vagina berbeda, kehamilan ternyata membawa perubahan pada daerah sensitif wanita. Jika Anda baru hamil untuk yang pertama kalinya, mungkin akan merasa aneh atau bahkan takut dengan perubahannya. Melansir buzzfeed, Senin (21/4/2019), ini dia 9 hal aneh yang perlu Anda ketahui tentang perubahan vagina saat kehamilan.

Baca juga :

1. Memiliki orgasme yang lebih memuaskan dari sebelumnya

Ketika seorang wanita hamil, maka volume darah tubuhnya meningkat sebanyak 50%, yang dimana dapat membuat vagina bengkak dan super sensitif, begitu pula dengan payudaranya. Selain itu, wanita hamil mengalami peningkatan kadar oksitosin, estrogen, dan progesteron, yang dapat meningkatkan gairah dan orgasme yang luar biasa. Jadi, jelas, banyak wanita telah meningkatkan hasrat seksual selama kehamilan - dan lebih banyak lagi orgasme.

2. Vagina beraroma dan terasa berbeda

Vagina kemungkinan akan berubah atau bertambah bau ketika dia hamil, dan itu adalah akibat dari perubahan hormonnya. Tingkat pH dalam vagina berubah selama kehamilan. The Journal of Perinatal Education, mengatakan wanita mungkin merasa lebih asin atau lebih terasa seperti logam.

3. Vagina Anda rasanya seperti ditusuk-tusuk

Fenomena yang dikenal sebagai “Lightning Crotch”, adalah ketika wanita hamil yang mengalami nyeri tajam atau vagina, dubur, dan panggul yang rasanya seperti ditusuk-tusuk. Beberapa wanita menggambarkan rasa sakit sebagai perasaan seperti sambaran petir ke vagina (karena itu namanya lightning crotch). Fenomena ini paling sering terjadi pada trimester terakhir kehamilan.

4. Berbagai cairan akan lebih sering keluar dari vagina

Memang benar, wanita hamil menghasilkan lebih banyak cairan untuk melindungi leher rahimnya. Ketika wanita mendekati tanggal jatuh tempo, mereka dapat mengeluarkan lendir lengket keluar dari vagina mereka, yang merupakan tanda bahwa mereka akan melahirkan.

5. Vagina sering terasa gatal

Pada umumnya, rasa gatal pada vagina adalah efek samping umum dari kehamilan. Ini terjadi karena peningkatan keputihan dan perubahan pH mengiritasi kulit sensitif di daerah itu.

6. Vagina lebih mudah terkena infeksi

Karena terjadi peningkatan kadar estrogen dan perubahan tingkat pH di vagina wanita selama kehamilan, infeksi ragi bisa sering terjadi. Resiko seorang wanita hamil terkena ISK (Infeksi Saluran Kemih) hanya sedikit lebih tinggi daripada ketika mereka tidak hamil. Namun, resiko terkena ISK menandakan infeksi ginjal meningkat hingga 40%.

7. Pembuluh darah besar yang menonjol dari vagina

Hingga 22% wanita hamil memiliki pembuluh darah yang menonjol pada vaginanya. Adanya tekanan dan berat bayi menciptakan varises, yang dapat menyebabkan pembengkakan, tekanan, atau nyeri. Mereka paling sering terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.

8. Rambut yang tumbuh di dalam vagina

Penyebab rambut kemaluan wanita hamil tumbuh lebih cepat dari biasanya itu karena tingginya kadar estrogen dalam aliran darah. Wanita hamil juga bisa lebih banyak berkeringat, menyebabkan pori-pori di vagina menyumbat, menghasilkan rambut yang tumbuh ke dalam.

9. Vagina berubah warna menjadi biru

Terkadang, karena adanya peningkatan aliran darah selama kehamilan, vagina akan berubah menjadi biru atau ungu. Ini dikenal sebagai Chadwick’s sign dan harus mereda setelah kehamilan.    

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini