nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lawan Anoreksia, Wanita Ini Nekat Digantung dengan Cara Ekstrem

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 22 April 2019 07:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 22 481 2046279 lawan-anoreksia-wanita-ini-nekat-digantung-dengan-cara-ekstrem-cBCJCYsWvv.jpg Breanna Cornell (Foto: love2brea/Instagram)

SETIAP orang memiliki cara tersendiri untuk mengatasi masalah dalam dirinya. Terkadang beberapa cara tak lazim kerap dilakukan untuk mendapatkan kondisi yang lebih baik ketimbang sebelumnya.

Seperti halnya yang dilakukan seorang wanita bernama Breanna Cornell. Wanita ini merupakan seorang atlet maraton yang berasal dari Arizona. Ia melakukan sesuatu yang tak lazim yakni dengan memasangkan pengait pada bagian punggungnya.

Cornell mengaku bahwa hal ini sengaja ia lakukan untuk memerangi anoreksia dan dyamorphia tubuh dengan mendorong ketahanan fisiknya hingga batas absolut. Namun, bagi sebagian orang hal ini tetap terlihat mengerikan dan menyeramkan.

Ia juga mengatakan bahwa benda-benda tajam yang dimasukkan ke dalam tubuhnya awalnya terasa sangat tidak nyaman. Terdapat rasa takut, meski ada kegembiraan tersendiri di dalamnya. Cornell bahkan mengatakan sensasinya seperti seorang yang sedang naik rollercoaster.

 Baca Juga: 5 Dokter Super Cantik yang Berprestasi, Yakin Gak Mau Check Up?

Sebagaimana diketahui, memasangkan kait pada tubuh adalah sesuatu yang ilegal di negara bagian Arizona. Kegiatan ini diklasifikasikan sebagai prosesur medis dan dilakukan oleh para dokter yang berkualifikasi.

 

Meski demikian, Cornell saat ini telah melakukan cara ini sebanyak 12 kali dalam hidupnya. Ia mengetahui cara ini sejak diperkenalkan oleh mantan pacarnya dua tahun silam.

“Pasti asa hubungan antara lari jarak jauh dengan memasang gantungan pada tubuh hingga saya sangat menikmati keduanya. Ada perasaan takut dan adrenalin pada awalnya hingga saya meditasi dan memiliki perasaan luar biasa pada akhirnya,” terang Cornell, sebagaimana dilansir VT, Senin (22/4/2019).

Cornell menambahkan bahwa dirinya tidak mengatakan suka digantung. Hanya saja ia senang apabila bisa memaksakan tubuhnya hingga ke batas akhir bahkan menimbulkan rasa sakit.

 Baca Juga: Kena Kasus Penghinaan, Intip Modisnya Istri Andre Taulany

“Saya tidak mengatakan bahwa saya memperoleh kesenangan dengan digantung atau lari marathon. Tetapi saya suka jika bisa mendorong tubuh hingga ke batas akhir yang melibatkan sejumlah rasa sakit,” lanjutnya.

Ia mengaku bahwa ada bebebrapa penyakit yang mengganggu hidupnya. Bahkan sebagian orang kerap memiliki persepsi negatif terhadap tubuhnya yang berbeda dari kebanyakan orang.

“Saya memiliki banyak masalah dengan anoreksia dan dysmorphia tubuh di mana Anda sendiri memiliki persepsi negatif tentang tubuh. Oleh sebab itu saya kerap membuat tato maupun tindikan agar saya tetap fokus pada mereka,” tuntasnya.

Cornell sendiri kerap menggantung dirinya untuk menghilangkan stres. Ia kerap mengganti-ganti posisi tubuhnya dan bisa duduk selama berjam-jam dengan tenang ketika digantung.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini