Coba 3 Teknik Pernapasan Ini untuk Jaga Tubuh Tetap Sehat

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 05:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 22 481 2046670 coba-3-teknik-pernapasan-ini-untuk-jaga-tubuh-tetap-sehat-TSVdVxlMeh.jpg Ilustrasi (Foto : Fitsmag)

Salah satu ciri yang menandakan manusia hidup adalah bernapas. Dengan bernapas, tubuh mengeluarkan gas karbondioksida dan diganti dengan oksigen. Akan tetapi, tahulah Anda jika bernapas bukan hanya sekadar untuk bertahan hidup tetapi juga memberikan manfaat lain untuk tubuh?

Teknik pernapasan tertentu dapat berperan penting dalam kesehatan. Menurut tren kesehatan terbaru, memerhatikan cara bernapas dapat membuat manusia memanfaatkan kekuatannya untuk meningkatkan perasaan. Seorang instruktur pernapasan, Richie Bostock mengatakan, penggunaan teknik pernapasan bisa mengubah kesehatan emosi, fisik, dan mental.

“Ini tentang bagaimana seseorang dapat menggunakan latihan singkat selama 2-5 menit untuk mengubah perasaannya. Apakah itu rileks ketika merasa sedang stres atau menciptakan energi ketika sedang lelah," ujar Richie seperti yang Okezone kutip dari The Sun, Selasa (23/4/2019).

Dalam ulasan di jurnal Breathe pada tahun 2017 menemukan pernapasan lambat dan berirama dapat menurunkan tekanan darah. Kemudian sebuah percobaan pada tahun 2015 mengungkapkan bernapas dengan irama selama 20 menit sebelum tidur dapat membantu penderita insomnia terlelap.

latihan

Sekelompok peneliti dari Belanda juga menemukan mereka yang bekerja sebagai pelatih pernapasan memiliki peluang lebih sedikit untuk terserang gejala mirip flu setelah terpapar racun bakteri yang dapat menyebabkan demam dan tingkat peradangan yang lebih rendah setelah infeksi.

Berikut ulasan beberapa teknik pernapasan yang memberi manfaat bagi tubuh :

Untuk merilekskan pikiran

Sebagian besar manusia saat bernafas mengalami pertukaran udara dengan cepat. Padahal menghembuskan napas perlahan-lahan seperti saat sedang tidur secara alami dapat membuat sistem saraf tenang. Cobalah untuk berlatih menghembuskan napas selama lima detik dan lama kelamaan waktunya bertambah. Menurut peneliti dari University of Sussex, hal itu dapat membuat pikiran rileks karena mengeluarkan pikiran negatif dan hanya fokus pada diri sendiri.

Cara melakukannya tarik napas ke dalam perut melalui hidung selama lima detik kemudian tahan selama lima hitungan. Selanjutnya buang napas dalam lima hitungan. Ulangi pola ini selama lima menit, atau sampai merasa tenang.

Untuk meningkatkan energi

Mengubah cara bernapas benar-benar dapat memompa darah Anda. Detak jantung akan menyinkronkan aliran darah dengan laju pernapasan. Jadi, jika seseorang memperlambat napasnya, maka jantung berdetak lebih lambat. Hal ini dapat membantu dirinya merasa tenang. Sedangkan jika bernapas lebih cepat dari biasanya, efek yang terjadi adalah sebaliknya.

Cara melakukan pernapasan untuk meningkatkan energi adalah mengambil napas secara cepat dan kuat melalui hidung. Pastikan paru-paru telah penuh setiap kali bernapas. Kemudian buang napas perlahan melalui bibir yang mengerucut. Ulangi pola ini selama dua atau tiga menit.

Untuk setelah latihan

Teknik pernapasan ini dikenal dengan nama 1-2-1 yang dapat membantu mengubah sistem saraf dari mode aksi ke mode istirahat. Dengan begitu, teknik ini dapat membantu memulihkan tubuh sehabis latihan olahraga. Teknik inu juga membantu mendapatkan tidur lebih baik setelah latihan. Kuncinya adalah pernapasan harus dua kali lebih lama dari penghirupan dan diikuti dengan jeda untuk perbaikan otot.

Cara melakukannya adalah letakkan satu atau kedua tangan di atas pusar. Kemudian tarik napas melalui hidung selama tiga hitungan. Rasakan tangan naik beberapa sentimeter saat melakukan cara tersebut. Kemudian buang napas selama enam hitungan dan rasakan tangan turun kembali. Selanjutnya tahan napas selama tiga hitungan lalu ulangi cara awal selama tiga menit.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini