nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kembangkan Faskes, Bali Bangun Pusat Pelayanan Kanker Terpadu

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 19:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 23 481 2047155 kembangkan-faskes-bali-bangun-pusat-pelayanan-kanker-terpadu-3TTzPhG68d.jpg Ilustrasi (Foto: Dailytimes)

Sebagai salah satu daerah yang menjadi destinasi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara, Bali tentunya menjadi salah satu salah satu tempat tersibuk yang ada di Indonesia.

Sebagai sumber wisata utama, tentunya fasilitas kesehatan pun harus ditingkatkan agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para masyarakat yang sakit.

Kabarnya Provinsi Bali akan menambahkan sebuah fasilitas kesehatan berupa Pusat Pelayanan Kanker Terpadu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bali Mandara, Sanur, Denpasar.

Proyek ini sedang berjalan dan diperkirakan bakal rampung dan siap untuk dioperasikan pada awal tahun 2020. Hal ini pun dibenarkan oleh Direktur Utama RSUD Bali Mandara, dr Gede Bagus Darmayasa.

"RSUD Bali Mandara ini adalah rumah sakit provinsi Bali yang anggarannya didanai APBD. Tahun ini selesai tender untuk pelayanan kanker, dan minggu ini mulai pembangunannya sebagai pelayanan kanker terpadu. Kami berharap selesai dan bisa dijalankan mulai awal tahun depan," tutur Gede dalam acara kunjung media ke RSUD Bali Mandara, Denpasar, Bali, Selasa (23/4/2019).

Pusat Pelayanan Kanker

Tentunya membangun proyek ini bukanlah sebuah hal yang mudah dan membutuhkan modal yang tidak sedikit. Pusat Pelayanan Terpadu ini diperkirakan bakal menelan anggaran hingga Rp50 miliar.

Tentunya biaya besar yang dikeluarkan ini setimpal dengan keuntungan yang diperoleh fasilitas tersebut di masa depan. Dengan adanya Pusat Pelayanan Kanker Terpadu maka para pasien tidak harus terpaku untuk berobat ke satu rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

"Kami ingin menjadikan Bali sebagai pusat pelayanan terkait kanker di bagian timur Indonesia sehingga masyarakatnya tidak perlu lagi pergi ke Bandung di Jawa Barat atau Jakarta untuk pengobatan (kanker)," terang Gede.

Pusat Pelayanan Kanker

Sebagaimana diketahui, Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018 (Riskesdas) menunjukkan, bahwa prevalensi kanker telah meningkat dari 1,4 per 1.000 penduduk pada 2013 menjadi 1,79 per 1.000 penduduk pada 2018.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya, MPPM mengatakan dengan ada Pusat Pelayanan Kanker Terpadu di Rumah Sakit Bali Mandara, Denpasar dapat meringankan beban Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah dimana sebagian besar pasien kanker di Bali dirawat.

Pusat Pelayanan Kanker

Selain itu Bali juga tengah mengembangkan program Health Tourism, dimana ini adalah salah satu usaha kepala dinas kesehatan setempat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat setempat.

"Bali adalah daerah tujuan wisata baik domestik dan mancanegara. Selain alam dan budayanya yang unik kami juga harus menyiapkan layanan kesehatan yang baik agar bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi seluruh masyarakat termasuk wisatawan,” ucap Ketut

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini