nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Asap Rokok, Bayi 2 Bulan Alami Muntah Darah dan Infeksi Paru-Paru

Amanda Rahmadianti Syafira, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 22:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 23 481 2047186 gara-gara-asap-rokok-bayi-2-bulan-alami-muntah-darah-dan-infeksi-paru-paru-7NNK6dCVov.jpg Bayi malang terdampak bahaya asap rokok (Foto: Worldofbuzz)

ROKOK adalah tembakau yang dibungkus sehingga membentuk sebuah gulungan, biasanya pembukusnya bisa berupa kertas, daun ataupun kulit jagung. Rokok merupakan salah satu zat adiktif yang bila digunakan mengakibatkan bahaya bagi kesehatan pengguna rokoknya ataupun orang yang berada disekitar si perokok tersebut.

Bahaya yang di akibatkan dari rokok bisa seperti apa yang menimpa bayi malang yang masih berusia 2 bulan ini. Seperti dilansir dari WorldofBuzz, Selasa (23/4/2019). Dalam sebuah posting Facebook yang baru-baru ini menjadi viral, seorang ibu Malaysia yang sedang sangat khawatir berbagi tentang kesehatan bayinya yang baru berusia 2 bulan.

 Baca juga :

Diposting pada 17 April, seorang ibu ini menyatakan bahwa anaknya yang bernama Delisya, telah dirawat di rumah sakit selama empat hari. Bayi itu dilaporkan segera dilarikan ke unit gawat darurat Rumah Sakit Shah Alam setelah anak itu muntah darah sebanyak dua kali.

Setelah menjalani proses X-ray, ultrasound dan pemeriksaan lebih lanjut, dokter mendiagnosis anak berusia 2 bulan ini dengan infeksi paru-paru yang sangat parah. Dilaporkan bahwa Delisya mungkin menderita infeksi ini selama tiga minggu terakhir.

 

Selain muntah darah, bayi berusia 2 bulan ini buang air besar sebanyak 20 kali sehari akibat infeksi parah yang dialaminya. Infeksi juga mempengaruhi organ-organ lain pada bayi tersebut, menyebabkan pembengkakan di hati dan limpa Delisya. Kutipan yang diterjemahkan dari postingan Facebooknya tersebut berbunyi,

“Kamu kesakitan, mami mengerti. Lengan kamu harus sakit karena semua suntikan. Besok (18 April) seharusnya menjadi hari pertemuan penting yang harus saya hadiri, tetapi ini adalah ujian dari Tuhan. ”

“Tolong, bagi semua perokok, berhati-hatilah untuk merokok di sekitar mereka yang tidak merokok karena konsekuensinya bagi mereka jauh lebih parah. Bayi saya sudah sakit selama beberapa hari sekarang. ”

Anak 2 bulan itu saat ini masih dirawat di rumah sakit karena dia terus menerima perawatan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), asap rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, ratusan di antaranya beracun dan bahkan bersifat karsinogenik. Ini dapat menyebabkan serangan asma, infeksi saluran pernapasan dan telinga, dan bahkan sindrom kematian mendadak (SIDS) pada bayi dan anak-anak. Sementara itu, orang dewasa dapat timbul penyakit jantung koroner, stroke, dan kanker paru-paru akibat menjadi perokok yang pasif.

BACA JUGA :   Cuma Pakai Handuk, Lihat Kompaknya Anggun C. Sasmi dan Anaknya Bernyanyi

Jika Anda seorang perokok, perhatikan sekeliling Anda terutama jika ada anak-anak yang sedang berada di sekitar Anda yang dapat terpapar asap rokok tersebut.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini