nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Lisa Stefanny, Mahasiswi yang Hobi Susun Skripsi Setebal 1.150 Halaman dalam Waktu 1,5 Bulan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 17:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 24 196 2047571 kisah-lisa-stefanny-mahasiswi-yang-hobi-susun-skripsi-setebal-1-150-halaman-dalam-waktu-1-5-bulan-vgJOYS2akd.jpg Mahasiswa Susun Skirpsi 1,5 Bulan (Foto: Instagram)

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata 'Skripsi'? Sebagian besar orang tentu akan merasa terkejut, takut, dan terbebani mendengar kata tersebut, terutama para mahasiswa. Sebagaimana diketahui, skripsi merupakan salah satu syarat bagi mahasiswa maupun mahasiswi yang ingin mendapatkan gelar sarjana setelah bertahun-tahun menempuh pendidikan.

Rasa takut yang mereka rasakan itu bukan tanpa sebab. Selain menguras waktu, tenaga, dan pikiran, terkadang ada saja kendala yang dihadapi para mahasiswa, terutama revisi dari dosen pembimbing. Namun menariknya, salah seorang mahasiswi asal Universitas Surabaya justru keranjingan menyusun skripsi hingga berhasil merampungkan lebih dari 1.150 lembar.

Baca juga :

Dia adalah Lisa Stefanny yang kini telah menjadi alumnus Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya. Menurut pengakuannya, skripsi super tebal itu ia susun hanya dalam kurun waktu 1,5 bulan saja.

"Percayalah ini kerjanya cuman 1,5 bulan. April awal jurnal sempat ditolak. Jadi aku udah harus ganti jurnal baru tanggal 10-an, terus kebut wawancara 5 informan dalam 3 hari,” tulis Lisa di keterangan foto.

Pada saat menyusun skripsi, Lisa ternyata juga sedang mengikuti suatu lomba. Waktu dan fokusnya pun kembali terpecah, mengingat ia harus berangkat ke Bandung selama kurang lebih 1 minggu.

Skripsinya pun memang sempat ditinggalkan. Namun, tepat pada 1 Mei 2018, ia memulai lagi menyusun dari bab 1 hingga rampung pada 6 Juni 2018.

Jika dihitung-hitung, total waktu yang digunakan Lisa untuk menyusun skripsi setebal 1.150 lembar itu memang kurang lebih 45 hari atua 1,5 bulan.

Nah, setelah foto skripsinya viral di media sosial, Lisa mendapat banyak pujian dan komentar positif dari para netizen yang kagum melihat usaha dan jerih payahnya itu. Namun, tak sedikit pula netizen yang mengejek Lisa.

Menanggapi hal tersebut, Lisa pun membeberkan beberapa kendala dan momen jatuh bangun yang ia alami selama proses penyusunan skripsi berlangsung.

“Tiap orang memang berbeda. Tapi hal yang perlu diketahui, saya menulisnya dengan ikhlas, tulus dan sepenuh hati. Saya mengerjakan sudah merencanakan terlebih dahulu. Mencari narasumber yang tepat, bahkan tak jarang saya menerima banyak penolakan,” tulis Lisa pada unggahan terbarunya.

Lisa menambahkan, perjuangannya untuk menyusun skripsi dalam waktu singkat itu bukan perkara mudah. Ia harus begadang dan menguras energi sama seperti mahasiswa tingkat akhir pada umumnya.

“Saya hanya mengerjakan apa yang sudah Tuhan percayakan kepada saya. Tapi kembali lagi tanggapan orang berbeda. Jika berkenan bisa dijadikan motivasi, jika tidak bisa diabaikan saja,” tutup Lisa.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini